Diskominfo Terus Awasi Unggahan Warganet

Singkawang

Editor elgiants Dibaca : 63

Diskominfo Terus Awasi Unggahan Warganet
Kadis Kominfo Singkawang, Ahyadi
SINGKAWANG, SP - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Singkawang menegaskan akan mengawasi setiap unggahan warganet di jagat maya terkait penyelenggaraan pemilu di Kota Singkawang.

"Jangan sampai ada warganet yang mengunggah yang negatif dan provokatif di media sosial baik terkait sentimen sosial, sentimen politik, apalagi hoaks," kata Kepala Diskominfo Kota Singkawang, Ahyadi, Rabu (10/4).

Menurutnya, cara terbaik menyikapi banyaknya berita hoaks berseliweran di media sosial adalah tergantung diri pribadi. 
"Dewasalah dalam mengunggah dan membagikan informasi kepada orang lain atau halaman milik media sosial sendiri, karena semua ada aturannya," ujarnya.

Ia menambahkan, selain mendewasakan diri dalam menerima informasi yang ada, masyarakat harus benar-benar selektif menyaring informasi terutama terkait pemilu. 

"Jika menerima pesan, informasi yang kurang baik yang berpotensi menimbulkan rasa kebencian, jangan dibagikan kembali ke yang lainnya, cukup berada di masing-masing gawai saja. Lihat, bila perlu hapus saja jika memang informasi dirasa negatif," pesannya.

Masyarakat juga harus cerdas, apalagi di musim politik saat ini, sebuah perbedaan pilihan itu biasa. Namun, perbedaan pilihan politik itu jangan menjadi gap antarmasyarakat yang dapat menimbulkan rasa saling membenci. 

"Berbeda pandangan politik, silakan. Tujuannya satu mencari pemimpin yang terbaik, selesai pemilu tidak ada gap. Karena, selama dalam masa-masa ini kita semua harus menghargai hak politik orang lain," tuturnya.

Apalagi, kata dia, Kota Singkawang sebagai kota tertoleran se-Indonesia, seluruh etnis di Singkawang sudah hidup rukun dan saling hidup berdampingan dengan damai. 

"Jangan sampai gara-gara pilihan politik beda, dapat memecah belah persatuan dan keharmonisan yang ada," ungkapnya.

Oleh sebab itu, dia mengingatkan, jika ada oknum warga atau kelompok yang mencoba membuat kisruh atau membikin Singkawang tidak kondusif, maka lebih baik niat atau tindakan tersebut diurungkan. 

"Kepada pihak-pihak yang ingin mengeruhkan suasana di Kota Singkawang, lebih baik jangan dilakukan. Singkawang sudah sangat baik dengan perbedaan 16 etnis di Singkawang, masyarakat Singkawang sudah menjalani kehidupan yang rukun dan tidak ada persoalan," pintanya.

Sementara itu, Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi, di setiap pertemuan bersama warga, berpesan agar senantiasa bijak dan dewasa menggunakan media sosial. 

Dia mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai berita maupun informasi yang belum jelas kebenaranya. Abaikan bilamana informasi yang masyarakat terima tersebut tidak ada bukti dan bukan dari sumber terpercaya atau hoaks. 

"Mari kita bersama-sama memberantas hoaks agar tercipta situasi kondisi yang aman, damai, dan tenteram di wilayah Kota Singkawang jelang Pemilu 2019," pintanya. (rud/lha)