KPU dan Dinkes Diminta Cek Kesehatan Penyelenggara Pemilu

Singkawang

Editor elgiants Dibaca : 91

KPU dan Dinkes Diminta Cek Kesehatan Penyelenggara Pemilu
PENGHITUNGAN SUARA - Rekapitulasi dan perhitungan suara baik Pilpres maupun Pileg yang berlangsung di Kecamatan Singkawang Utara, Jumat (19/4) lalu. Hingga, proses rekapitulasi masih berlangsung di beberapa PPK. Ist
SINGKAWANG, SP - Ketua DPRD Singkawang, Sujianto, meminta KPU maupun Dinas Kesehatan untuk meninjau langsung kesehatan penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan.

"Karena masih ada yang melakukan rekapitulasi hasil Pilpres dan Pileg, kita mintalah KPU dan Dinas kesehatan melakukan bantuan kesehatan kepada mereka ini," kata Sujianto, Selasa (23/4). 

Penyelenggara pemilu yang dimaksud, mulai dari petugas PPK, pengamanan maupun para saksi yang terlibat dalam pemilu. 

"Karena sejak tahapan penghitungan mereka terus bekerja mulai dari pagi, siang hingga ke malam," ujarnya.

Bantuan yang dia maksud bisa saja berupa pengecekan kesehatan masing-masing personel ataupun pemberian obat-obatan dan vitamin sesuai hasil pemeriksaan kesehatan. 

"Setidaknya kita bisa mencegahlah," ungkapnya.

Karena, dalam pemilu kali ini faktanya, baik petugas penyelenggara Pemilu hingga kepolisian banyak yang meninggal ketika bertugas, melakukan tugas pemilu dan pengamanannya.

Selain itu, kata dia, tahapan rekapitulasi ini juga masih belum selesai di tingkat kecamatan, jika pun selesai akan berlanjut ke tingkat kota.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kota Singkawang, A Kismed mengatakan, hingga saat ini, pihaknya masih belum menerima permintaan dari KPU terkait pemeriksaan kesehatan terhadap penyelenggara pemilu. 

"Kalaupun ada kita akan turun, tetapi harus ada dulu permintaan surat resmi dari KPU sebagai penyelenggara Pemilu," katanya. (rud/lha)

Memerlukan Tenaga dan Pemikiran Ekstra 

Ketua Bawaslu Singkawang, Zulita mengatakan, bahwa penyelenggara pemilu itu ada KPU, Bawaslu, dan DKPP.  

"KPU melaksanakan tahapan pemilu secara teknis, sementara Bawaslu mengawasi tahapan yang dilaksanakan oleh KPU, tapi memang faktanya pada pemilu ini banyak penyelenggara yang sakit bahkan meninggal dunia dalam menjalankan tugas," katanya. 

Menurutnya, pekerjaan yang dilaksanakan memerlukan tenaga dan pemikiran yang ekstra. "Kami Bawaslu Kota Singkawang tetap memantau kawan-kawan sampai ke jajaran paling bawah, fokus pada pekerjaan dan fokus juga menjaga kesehatan," ujarnya. 

Alangkah baiknya, seperti yang disampaikan perhatian dari DPRD dan Pemerintah Kota Singkawang terhadap kesehatan penyelenggara pemilu. 

"Yang meminta agar KPU Kota Singkawang untuk segera bersurat kepada Dinas Kesehatan tentang pemeriksaan terhadap penyelenggara pemilu baik itu KPU maupun Bawaslu beserta jajaran," ungkapnya. (rud/lha)