Sutarmidji Minta Singkawang Ramadhan Fair Terus Dievaluasi

Singkawang

Editor elgiants Dibaca : 111

Sutarmidji Minta Singkawang Ramadhan Fair Terus Dievaluasi
MENGUNJUNGI - Gubernur Kalbar, Sutarmidji, saat mencicipi bubur pedas di lokasi Ramadhan Fair di Kota Singkawang. Ist
SINGKAWANG, SP - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, meminta kepada Pemkot Singkawang untuk terus melakukan evaluasi terhadap acara Singkawang Ramadhan Fair setiap tahunnya.

"Sebagai kota jasa, Pemerintah Kota Singkawang harus pandai mengemas setiap event yang dapat menarik kunjungan wisata, salah satunya event Ramadhan Fair," kata Sutarmidji, saat mendatangi lokasi Ramadhan Fair usai melakukan Safari Ramadan dan salat Tarawih bersama di Singkawang, Minggu (12/5) malam.  

Dia juga meminta kepada para pelaku UKM bisa dirangkul dan dikumpulkan di lokasi Ramadhan Fair. Sehingga ke depan, bisa lebih ramai dan meriah. 

"Kemudian sosialisasinya juga harus baik sehingga masyarakat banyak yang tahu kalau event-nya dipusatkan di sini," ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono, yang ikut hadir dalam Safari Ramadan Pemprov mengatakan, jika bulan suci Ramadan untuk introspeksi diri, saling menghormati, dan menghargai. Apalagi Singkawang merupakan kota tertoleran se-Indonesia. 

"Tidak gampang untuk mewujudkan suatu kota menjadi kota yang tertoleransi. Terlebih dari 34 provinsi ada 516 Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia," katanya. 

Bayangkan, dengan segala upaya Pemerintah Kota dan masyarakat, Singkawang bisa ditunjuk sebagai kota tertoleransi se-Indonesia. Kemudian disusul Salatiga dan Pematang Siantar (Sumut).

Menurutnya, Provinsi Kalbar juga ditunjuk sebagai provinsi yang berkinerja terbaik dalam mengelola kerukunan umat beragama se-Indonesia, kemudian disusul DKI dan Aceh. 
Dia pun bersyukur, untuk agenda-agenda yang lain, seperti pilkada dan pemilu serentak sudah berjalan dengan aman dan lancar. 

"Tanggal 11 Mei kemarin, semua rangkaian Pilpres dan Pileg sudah selesai. Bahkan hasilnya pun sudah kita kirim ke pusat," ujarnya. 

Menurutnya, Kalbar salah satu dari sembilan provinsi yang tercepat mengirimkan hasil penghitungan suara. 

"Ini yang harus kita jaga betul-betul, baik Provinsi Kalbar maupun Kota Singkawang untuk bisa menunjukkan eksistensinya sebagai kota tertoleransi," ungkapnya. 

Agenda apa pun yang akan dilaksanakan di Kalbar atau Singkawang diharapkan semuanya bisa berjalan dengan aman dan lancar. 

"Sehingga ini perlu dijaga bersama-sama oleh seluruh masyarakat," pintanya. 

Menurutnya, Singkawang dari tahun ke tahun harus ada perubahan. Seperti acara Ramadhan Fair telah menunjukkan perubahan ke arah yang baik bagi Kota Singkawang. 

"Silakan untuk hari besar keagamaan yang lain juga bisa dikemas dengan baik," tuturnya. 

Terlebih, dirinya bersama Gubernur berkomitmen untuk terus memajukan Kalbar. 
"Kalbar harus maju terlebih di era digitalisasi sekarang ini. Saya harap, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya," pesannya. 

Jadi, Kalbar jangan jalan di tempat, tetapi harus maju. Mulai dari Pemda, Polres, Kodim, dan seluruh stakeholder, bisa bergandengan tangan untuk menyamakan langkah dan visi misi untuk membangun Singkawang untuk Kalbar. (rud/lha)