Satu Jemaah Haji Singkawang Meninggal Dunia

Singkawang

Editor elgiants Dibaca : 96

Satu Jemaah Haji Singkawang Meninggal Dunia
MENINGGAL - Almarhum Kasmirin M Djamiri, jemaah haji asal Kota Singkawang yang meninggal dunia di Rumah Sakit Mina Alwady, Selasa (13/8) sekitar pukul 01.30 WAS. Ist
SINGKAWANG, SP - Satu jemaah haji asal Kota Singkawang dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Mina Alwady, Selasa (13/8) sekitar pukul 01.30 WAS. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Singkawang, Nahruzi mengatakan, jika jemaah haji Singkawang yang meninggal tergabung dalam kloter 16 BTH rombongan 3 dan regu 9. 

Almarhum atas nama Kasmirin M Djamiri (70), warga Jalan Trisula, Gang Swadaya, Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Singkawang Tengah.

"Almarhum meninggal dunia disebabkan jatuh dari kamar mandi kemah Mina Alwady," katanya.

Sebelumnya, almarhum juga pernah dirawat di ruang ICU Rumah Sakit An Nur dengan riwayat penyakit jantung.

"Almarhum akan dikebumikan di Arab Saudi dan akan disalatkan di Masjidil Harram," ujarnya. 

Kepada pihak keluarga yang ditinggalkan, Nahruzi berpesan semoga diberi keikhlasan dan kesabaran.  

"Terlebih, almarhum meninggal dunia sudah selesai melaksanakan rangkaian haji di Mekkah," ungkapnya. 

Secara terpisah, Ketua Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) Kota Singkawang, Sumatro membenarkan meninggalnya Kasmirin M Djamiri. 

"Benar, almarhum meninggal dini hari sekitar pukul 01.30 WAS, di Rumah Sakit Mina Alwady," katanya. (rud/lha)

Keluarga Ikhlas

Pihak keluarga mengaku ikhlas atas kepergian Kasmirin M Djamiri yang merupakan salah satu jemaah haji asal Singkawang.

Hal itu diungkapkan menantu almarhum, Gaib, saat ditemui wartawan di kediamannya di Jalan Trisula, Gang Swadaya, Kelurahan Bukit Batu, Kecamatan Singkawang Tengah. 

Gaib mengatakan, jika keluarga mendapatkan kabar duka ini dari jemaah haji yang berada di Mekkah sekitar pukul 06.00 WIB.

"Mereka menyampaikan jika bapak mertua saya meninggal dunia sekitar pukul 01.30 WAS di RS Mina Alwady," katanya. 

Diungkapkan Gaib, jika almarhum memang ada riwayat penyakit jantung, namun sampai detik ini pihak keluarga masih belum tahu persis mengenai sebab akibat wafatnya almarhum. 

"Apakah meninggal dunia karena penyakit tersebut atau dikarenakan hal-hal lainnya," ujarnya.

Meski demikian, pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian almarhum dan berharap kepergian almarhum bisa dicatat sebagai salah satu jihad.

Gaib menambahkan, menurut informasi, almarhum akan langsung dikebumikan di Arab Saudi. 

"Kita di Singkawang hanya cukup mengirim doa sesuai tradisi yang biasa dilakukan umat Islam, agar almarhum bisa diterima di sisi Allah Swt," ungkapnya. (rud/lha)

Komentar