Kamis, 19 September 2019


Karhutla Masih Terjadi di Singkawang

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 127
Karhutla Masih Terjadi di Singkawang

MEMADAMKAN - Salah seorang anggota Banser Singkawang berupaya memadamkan kebakaran hutan di kaki Bukit Gunung Besar, Kelurahan Sedau, Singkawang Selatan, Selasa (20/8) malam.

SINGKAWANG, SP - Kebakaran hutan maupun lahan hingga kini masih terjadi di Kota Singkawang, seperti di Kelurahan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara, dan di kaki Bukit Gunung Besar, Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan. 

"Kebakaran hutan dan lahan ini terjadi di hari yang sama, Selasa (20/8) sore kemarin, sehingga kami fokus pemadaman di Setapuk Kecil, sedangkan teman-teman BPKS fokus pemadaman di Sedau," kata Kepala Daerah Operasi Manggala Agni Singkawang, Yuyu Wahyudin, Rabu (21/8).

Untuk di Kelurahan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara, kata dia, kebakaran lahan yang terjadi ada sekitar 30 hektare. 

Atas kebakaran itu, Satgas Gabungan Karhutla bersama masyarakat peduli api dan Manggala Agni pun dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Di musim kemarau sekarang ini, dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

"Karena musim kemarau sekarang ini sangat riskan sekali, walaupun masyarakat membuang puntung rokok di sembarang tempat apalagi di lahan yang kering, tentunya dapat menimbulkan potensi kebakaran," ujarnya. 

Secara terpisah, Komandan Koramil (Danramil) 1202-16/Sedau, Kapten Inf Witana bersyukur, karena kebakaran hutan yang terjadi di kaki Bukit Gunung Besar, Kelurahan Sedau, Singkawang Selatan tidak sempat membesar. 

"Dengan peralatan seadanya, kebakaran hutan tidak sampai merembet 100 meter," katanya. 

Dalam upaya pemadaman, pihaknya dibantu Tim 1 Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Singkawang Selatan bersama Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Singkawang. 

"Kami bahu-membahu memadamkan kebakaran hutan yang diperkirakan sudah terbakar sejak pukul 18.00 WIB," ujarnya. 

Dia mengatakan, kebakaran hutan diketahui saat anggotanya melakukan patroli. 

"Saat patrol, kami menemukan titik api. Ada satu titik di Bukit Gunung Besar," ujarnya.

Belum diketahui penyebab terjadinya kebakaran. Lokasi kebakaran jauh dari pemukiman warga. (rud/lha)

Buka Posko 

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Singkawang, Ahmad Dahlan mengatakan, jika pihaknya telah membuka Posko Karhutla guna membantu aparat dan masyarakat dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

"Mengingat potensi karhutla yang masih tinggi, apalagi saat ini tengah musim kemarau, maka kami membuka posko ini untuk membantu aparat dan masyarakat dalam penanggulangan karhutla," katanya.

Pendirian Posko Karhutla, sesuai instruksi Satkorwil Banser Kalbar. 

"Posko didirikan sampai dengan tidak adanya lagi potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Dia berharap, semua pihak bersama-sama mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Dia juga meminta masyarakat, perusahan dan pihak mana pun untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

"Mari kita jaga hutan dan lingkungan kita. Jangan membakar sembarangan, karena akan berakibat fatal, seperti hutan dan lahan yang terbakar, dampaknya asap yang mengganggu dan membahayakan kesehatan," harapnya. (rud/lha)