Sabtu, 19 Oktober 2019


30 Anggota DPRD Singkawang Dilantik

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 104
30 Anggota DPRD Singkawang Dilantik

PELANTIKAN - Anggota DPRD Singkawang masa jabatan 2019-2024 resmi di lantik, Senin (16/9). Pelantikan dihadiri Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan. Ist

SINGKAWANG, SP - Sebanyak 30 anggota DPRD Singkawang masa jabatan 2019-2024 resmi di lantik, Senin (16/9). 

Acara pelantikan, dihadiri Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan, Wali Kota Singkawang beserta suami, Wakil Wali Kota Singkawang beserta istri, Forkopimda, dan undangan lainnya. 

Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan, mengucapkan selamat kepada 30 anggota DPRD Singkawang yang baru saja dilantik dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada anggota DPRD Singkawang masa jabatan 2014-2019. 

"Meskipun mereka sudah tidak menjabat lagi, mudah-mudahan mereka masih bisa berjuang untuk Kota Singkawang dan Kalbar," katanya. 

Dengan melalui proses panjang, maka anggota DPRD Singkawang yang terpilih dan dilantik ini merupakan amanah masyarakat yang harus dilaksanakan dan dijalankan dengan sebaik-baiknya. 

"Sebagai wakil rakyat, tentunya bapak/ibu sekalian harus dapat mengakomodir dan mengaspirasikan apa yang menjadi keinginan masyarakat Singkawang," ujarnya. 

Menurutnya, DPRD dan Pemerintah adalah suatu keluarga yang tak dapat dipisahkan. Kedua lembaga ini ibarat suami istri yang diikat dengan UU Nomor 23 Tahun 2014. Sehingga, dalam menentukan Peraturan Daerah (Perda) dan sebagainya harus bersama-sama. 

"Artinya, di dalam menentukan kebijakan-kebijakan baik untuk pembangunan maupun masyarakat harus bersama-sama," ungkapnya. 

Sehingga, dia meminta kepada anggota DPRD Singkawang, jangan sampai gara-gara pokok pikirannya tidak masuk lalu ribut. Akhirnya, antara DPRD Singkawang dengan Pemerintah Daerah tidak akur. 

"Saya minta selalu akur suami istri dan senantiasa seia sekata, seiring, dan sejalan. Supaya pembangunan yang ada di Kota Singkawang ini lebih cepat untuk maju," pintanya. 

Ria Norsan juga meminta kepada anggota DPRD Singkawang dapat menjalankan amanah dengan baik. Kemudian dalam melaksanakan tugas sehari-hari, hendaknya selalu berhati-hati supaya tidak melanggar rambu-rambu atau aturan yang sudah ditentukan. 

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, juga mengucapkan selamat kepada anggota DPRD Singkawang yang baru dilantik. 

"Saya berharap, para anggota DPRD Singkawang dapat menjalankan tugas-tugasnya sebagai wakil rakyat yang amanah, sesuai dengan daerah pemilihannya masing-masing," katanya. 

Para anggota DPRD Singkawang juga diharapkan bisa menjadi mitra pemerintah yang baik. 

"Baik dalam mengambil suatu keputusan, di samping mereka melaksanakan pengawasan," ujarnya. 

Tjhai Chui Mie juga mengaku bahagia, karena tujuh anggota DPRD Singkawang yang dilantik berasal dari kaum perempuan. 

"Kalau di masa jabatan 2014-2019, hanya tiga yang perempuan. Berarti sekarang ini terjadi kenaikan yang signifikan," ujarnya. 

Kemudian, di momen yang baik ini, kebahagiaan juga bisa dirasakan oleh masyarakat Singkawang karena pemilihan yang sudah mereka lakukan dengan memilih orang-orang yang terbaik untuk duduk di DPRD Singkawang. Ke depan, mereka diharapkan bisa bekerja dengan baik dan bisa bersama-sama mewujudkan visi misi Singkawang Hebat. (rud/lha) 

Wujudkan Visi misi Kampanye

Anggota DPRD Kota Singkawang, Sumberanto Tjitra, berkomitmen mewujudkan visi misi kampanye.

"Dalam lima tahun ke depan, saya akan fokus melakukan pembenahan infrastruktur dan masalah kebersihan lingkungan, penanggulangan banjir, air bersih, dan pelayanan publik di Kota Singkawang," katanya.

Dari pengamatannya, ada beberapa titik khususnya di daerah Kecamatan Singkawang Barat yang selalu menjadi langganan banjir ketika turun hujan.

Di antaranya, sepanjang Jalan Hermansyah, Jalan Tani, Jalan Syafiuddin, dan termasuk kawasan Pasar Turi. "Hampir setiap kali hujan tergenang," ujarnya.

Sumberanto juga menyoroti kondisi Tempat Penampungan Sementara (TPS) di sejumlah wilayah Kota Singkawang yang tampak kotor dan jorok.

Dia meminta Pemkot Singkawang untuk membongkar TPS-TPS yang ada. Bukan tanpa alasan, ia menilai Singkawang sebagai kota wisata harus bersih, indah, dan rapi.

"Tidak boleh ada hal-hal yang jorok dan bau di Kota Singkawang," ucapnya. (rud/lha)