Sabtu, 19 Oktober 2019


Diskominfo Latih Pelajar Jurnalistik dan Fotografi

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 50
Diskominfo Latih Pelajar Jurnalistik dan Fotografi

PELATIHAN - Giat pelatihan jurnalistik dan fotografi yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang. Ist

SINGKAWANG, SP - Puluhan pelajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) yang merupakan utusan dari sekolah-sekolah mulai dari SMA, SMK, dan MA di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang, mengikuti pelatihan jurnalistik dan fotografi yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang selama dua hari di Aula Diskominfo setempat.

"Kegiatan ini menghadirkan narasumber seorang jurnalis yang juga fotografer sekaligus akademisi dari Pontianak," kata Sekretaris Diskominfo Singkawang, Istri Handayani, kemarin. 

Dia mengatakan, setiap orang ingin mengetahui apa yang terjadi pada lingkungan sekitarnya, di kota, di negara, atau bahkan peristiwa yang terjadi di dunia. 

"Misalnya tentang kenyataan sosial yang berkembang, isu-isu hangat yang diperbincangkan orang lain, atau opini orang yang sedang ramai dibicarakan, dan lain sebagainya," ujarnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, ilmu jurnalistik sangat besar manfaatnya dalam kehidupan.  

Istri berharap, dengan adanya pelatihan jurnalistik tersebut para peserta mendapatkan ilmu yang kelak bisa berguna di lingkungan kehidupan, baik di lingkungan tempat tinggal maupun dalam lingkungan pekerjaan baik sebagai pebisnis maupun lembaga pekerjaan lainnya.

Menurutnya, banyak manfaat yang bisa diambil dari adanya sebuah kegiatan jurnalistik, misalnya bisa memperoleh berita atau informasi atas sebuah peristiwa atau kejadian yang terjadi setiap hari. 

"Kita bisa memperoleh pengetahuan yang mungkin tidak kita dapatkan di dalam ruangan belajar," ungkapnya. 

Banyak orang sukses dimulai dari kemampuannya dalam menyampaikan informasi, salah satu contohnya Dahlan Iskan. 
"Kesuksesan beliau dimulai dari bawah, karena ketekunan dan keuletannya maka beliau bisa sukses. Hal-hal tersebut yang diharapkan bisa dijadikan motivasi bagi adik-adik selaku peserta yang sudah diberi kesempatan oleh sekolahnya," harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Leo, selaku narasumber kegiatan mengatakan, dalam pelatihan jurnalistik dan fotografi, peserta mendapat ilmu bagaimana cara membuat dan merangkai informasi (caption) dan bagaimana teknik pengambilan sebuah foto yang baik dan benar. 

"Selain teori, peserta juga diajak praktek dan pada sesi akhir pelatihan, hasil bidikan peserta dievaluasi dan ditetapkan beberapa hasil karya peserta yang dianggap baik," ujarnya.

Dia mengatakan, salah satu langkah strategis dalam mempromosikan bisnis adalah dengan membuat konten-konten menarik di media sosial dan media-media lainnya, dengan tujuan untuk melakukan engagement terhadap pengguna media-media sosial di sekitar lokasi bisnis.

"Konten yang menarik pastinya juga membutuhkan kemampuan membuat caption, story telling maupun bentuk tulisan lainnya yang menarik juga. Bagaimana cara meningkatkan kemampuan tersebut? Salah satunya dengan mengikuti workshop jurnalistik,” ungkapnya. (rud/lha)