Minggu, 20 Oktober 2019


Dinkes Survei Akreditasi UPT Puskesmas Singkawang Utara 1

Editor:

Shella Rimang

    |     Pembaca: 61
Dinkes Survei Akreditasi UPT Puskesmas Singkawang Utara 1

Foto bersama pada kegiatan Survei Akreditasi Puskesmas.

SINGKAWANG, SP - Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (KB) Kota Singkawang menggelar kegiatan Survei Akreditasi Puskesmas oleh Surveior Akreditasi dalam menerapkan standar akreditasi yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI di UPT Puskesmas Singkawang Utara 1, Kamis (19/9).  

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Kesra Setda Kota Singkawang, Hendryan, Tim Surveior Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang, Camat Singkawang Utara, Kabid dan kasi dilingkungan Dinkes & KB Kota Singkawang, kepala UPT Puskesmas se-Kota Singkawang beserta staf serta undangan lainnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan, dan Keluarga Berencana Singkawang, Antin Suprihatin mengatakan, akreditasi Puskesmas adalah proses penilaian eksternal oleh lembaga akreditasi independen terhadap Puskesmas dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FPKTP) apakah sesuai dengan standar akreditasi yang ditetapkan.  

"Akreditasi bertujuan menilai sistem mutu dan sistem pelayanan di Puskesmas dan FPKTP lainnya, tetapi juga bertujuan untuk membina fasilitas pelayanan kesehatan tersebut dalam upaya berkelanjutan untuk memperbaiki sistem pelayanan dan kinerja yang berfokus pada kebutuhan masyarakat, keselamatan, dan manajemen risiko," katanya.

Dia mengatakan, untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat oleh Puskesmas Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) telah dilakukan berbagai upaya peningkatan mutu dan kinerja, antara lain dengan pembakuan dan pengembangan sistem manajemen mutu dan upaya perbaikan kinerja yang berkesinambungan, baik dalam pelayanan klinis, manajemen, dan penyelenggaraan upaya-upaya kesehatan.  

"Akreditasi Puskesmas adalah program besar nasional dari peningkatan kualitas upaya pelayanan kesehatan dalam hal membenahi kinerja penyelenggaraan upaya kesehatan primer,” ujarnya. (rud)