Sabtu, 19 Oktober 2019


Ketua DPRD Minta Permudah Izin Galian C

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 80
Ketua DPRD Minta Permudah Izin Galian C

DISKUSI - Pemkot Singkawang menggelar diskusi tentang maraknya Galian C tanpa izin (ilegal) yang terjadi di Singkawang, beberapa waktu lalu. Ist

SINGKAWANG, SP - Ketua DPRD Singkawang sementara, Sujianto, meminta kepada Pemkot Singkawang dan Pemprov Kalbar untuk bisa mempemudah pengurusan izin Galian C.

 

"Hal itu saya tegaskan, mengingat semua bangunan yang ada di Kota Singkawang rata-rata menggunakan material Galian C," kata Sujianto, Minggu (22/9).

 

Menurutnya, antara Galian C dengan pembangunan saling keterkaitan. Karena yang namanya pembangunan, tentu akan memerlukan bahan-bahan material Galian C.

 

"Permasalahannya hanya ada di perizinan, kalau bisa dipermudah," ujarnya.

 

Karena, jika sudah mendapatkan perizinan, tentunya juga akan berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) khususnya di Kota Singkawang.

 

"Kalau masih ilegal kan, kita tidak punya hak untuk menagih pajak dari Galian C tersebut, yang pada akhirnya negara ikut rugi," ungkapnya.

 

Sementara, Anggota DPRD Singkawang, Eka Chandra, meminta kepada Pemkot untuk segera menetapkan lokasi-lokasi Galian C mana saja yang diperbolehkan dan yang tidak.

 

"Saya minta kepada Pemkot untuk cepat menetapkan kawasan Galian C mana yang diperbolehkan untuk di Kota Singkawang," katanya.

 

Karena selama ini, para sopir truk cukup jauh mengambil bahan material Galian C.

 

"Sampai-sampai jalan depan rumah saya pun ikut hancur gara-gara mereka bolak-balik mengambil material Galian C," ujarnya.

 

Menurutnya, para sopir truk mengambil Galian C di daerah Monterado, Kabupaten Bengkayang.

 

"Makanya kita minta kepada Pemkot Singkawang, mudah-mudahan ada suatu lokasi yang bagus untuk Galian C di Kota Singkawang," ungkapnya.

 

Dia pun berharap, ada suatu regulasi dari Wali Kota Singkawang apakah Galian C ini bisa di-Perdakan untuk dibahas bersama-sama DPRD Singkawang.

 

"Minimal ada Perwako yang mengatur tentang Galian C," ucapnya. (rud/lha)

  

Sebatas Keluarkan Rekomendasi

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Singkawang, Emy Hastuti mengatakan, sejak 2015 izin produksi Galian C sudah merupakan kewenangan Pemprov Kalbar.

 

"Sementara Pemkot Singkawang, hanya sebatas mengeluarkan rekomendasi kelayakan lingkungan tentang Galian C," katanya.

 

Sehingga, sejak 2015 sudah ada tiga pengelola Galian C yang mengajukan rekomendasi kelayakan lingkungan ke pihaknya.

 

"Dari pengajuan itu, dua rekomendasi sudah kita terbitkan, sedangkan satu rekomendasi masih dalam proses," ujarnya.

 

Setelah rekomendasi kelayakan lingkungan sudah didapatkan dari DLH Singkawang, maka pengelola yang bersangkutan harus mengurusnya ke Pemprov untuk mendapatkan izin produksi.

 

"Karena, rekomendasi kelayakan lingkungan merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan izin produksi dari Pemprov," ungkapnya.

 

Menurutnya, setiap pengajuan rekomendasi kelayakan lingkungan Galian C, sebelum diterbitkan, akan ada pengecekan dari DLH bersama OPD dan pihak-pihak terkait, seperti Dinas PUPR, Kecamatan, Kelurahan, RT, dan masyarakat.

 

"Pengecekan yang dilakukan untuk memastikan apakah Galian C tersebut layak mendapatkan rekomendasi kelayakan lingkungan. Jadi, tidak serta merta bisa dikeluarkan setelah diusulkan," jelasnya.(rud/lha)