Minggu, 20 Oktober 2019


Polres Musnahkan 26,92 Gram Narkoba

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 63
Polres Musnahkan 26,92 Gram Narkoba

MENUNJUKKAN - Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi menunjukkkan barang bukti narkoba yang akan dimusnahkan. Barang bukti tersebut diduga milik seorang residivis dengan kasus serupa. Ist

SINGKAWANG, SP - Polres Singkawang memusnahkan sebanyak 26,92 gram narkoba jenis sabu, Rabu (25/9).

 

Giat pemusnahan dihadiri Dirtahti Polda Kalbar, BNNK Singkawang, Kejaksaan Negeri Singkawang, Dinas Kesehatan Singkawang, dan jajaran Satnarkoba Polres Singkawang.

 

Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi mengatakan, jika narkoba jenis sabu yang dimusnahkan diduga merupakan milik AK, yang berhasil pihaknya amankan dari salah satu warnat, di Jalan GM Situt, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (18/9) sekitar pukul 16.50 WIB.

 

"Selanjutnya, penggeledahan terhadap tersangka dilakukan di rumahnya yang beralamat di Jalan A Yani, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat," katanya.

 

Di rumah tersangka, petugas menemukan barang bukti narkoba yang cukup fantastis.

 

"Selain menemukan barang bukti narkoba, anggota juga menemukan barang bukti lainnya, seperti alat timbangan, bong, dan uang tunai sejumlah Rp1.350.000," ujarnya.

 

Sehingga, secara keseluruhan total barang bukti narkoba yang berhasil pihaknya amankan sebanyak 27,12 gram.

 

"Namun yang dimusnahkan pada hari ini, ada sebanyak 26,92 gram karena sisanya untuk kepentingan penyidikan dan penuntutan di dalam persidangan,” terangnya.

 

Menurutnya, tersangka AK adalah merupakan residivis karena pernah melakukan perbuatan yang serupa.

 

Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2019 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

 

Pada kesempatan yang sama, Kasat Narkoba Polres Singkawang, Iptu Robert Damanik mengatakan, pengungkapan kasus ini berkat adanya laporan dari masyarakat kepada Satresnarkoba Polres Singkawang.

 

"Mendapat informasi tersebut, anggota langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan penangkapan terhadap saudara AK," katanya.

 

Dari penangkapan tersebut, anggota menemukan sebanyak 14 paket yang diduga narkoba jenis sabu dengan berat netto 2,82 gram, satu buah jarum suntik, satu set bong popay terbuat dari kaca dimasukkan ke dalam kotak putih, dan uang tunai sejumlah Rp1.350.000.

 

"Barang haram ini kita dapatkan saat tersangka berada di sebuah warnet yang beralamat di Jalan GM Situt," ujarnya.

 

Kemudian, berdasarkan hasil pengembangan, jika tersangka masih menyimpan barang haram tersebut di rumahnya yang beralamat di Jalan A Yani.

 

"Dari penggeledahan, anggota berhasil menemukan barang bukti yang diduga narkoba jenis sabu sebanyak 25 paket dengan berat netto 24,30 gram. Sehingga totalnya ada sebanyak 27,12 gram," ungkapnya. (rud/lha)

 

Perangi Peredaran Barang Haram

 

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengajak masyarakat kota setempat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba.

 

"Narkoba sangat merusak generasi bangsa, untuk itu mari sama-sama kita perangi," katanya.

 

Menurut dia, peredaran narkoba saat ini sudah merambah ke anak-anak. Bila masa anak-anak dan remaja sudah rusak karena narkoba, maka suram bahkan hancurlah masa depannya.

 

"Pada masa remaja, justru keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti tren dan gaya hidup, serta bersenang-senang besar sekali. Walaupun semua kecenderungan itu wajar-wajar saja, tetapi hal itu bisa juga memudahkan remaja untuk terdorong menyalahgunakan narkoba," ujarnya.

 

Menurutnya, kehilangan remaja sama halnya dengan kehilangan sumber daya manusia bagi bangsa.

 

"Untuk memerangi peredaran barang haram ini, perlu kerja sama dan dukungan semua pihak agar anak-anak kita tidak menjadi korban penyalahgunaan narkoba," katanya. (rud/lha)