Selasa, 19 November 2019


BNNK Tes Urine Kadisdik dan Kepala Sekolah

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 78
BNNK Tes Urine Kadisdik dan Kepala Sekolah

TES URINE - BNNK Singkawang melakukan tes urine secara mendadak kepada peserta pelatihan dan pembinaan maayarakat anti Narkoba, di Aula Hotel Dangau, Kamis (10/10). IST

SINGKAWANG, SP - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Singkawang melakukan tes urine secara mendadak kepada peserta pelatihan dan pembinaan masyarakat anti narkoba, di Aula Hotel Dangau, Kamis (10/10).

 

Para peserta adalah berasal dari kepala sekolah tingkat SMP dan SMA baik negeri dan swasta di Kota Singkawang. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, HM Nadjib, selaku narasumber kegiatan.

 

"Dari pemeriksaan tersebut, seluruhnya dinyatakan negatif," kata Plt BNNK Singkawang, Kompol Toto Budi Suprapto.

 

Tahapan pemeriksaan urine ini juga merupakan wujud keteladanan yang harus dilakukan guna menyukseskan Sekolah Bersih Narkoba (Bersinar) di wilayah kerja masing-masing.

 

"Sebagai peserta penggiat anti narkoba yang bakal menyebarkan virus anti narkoba kepada lingkungan sekolah, maka siap tempur memerangi narkoba di sekolah," ujarnya.

 

Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya BNNK Singkawang untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkoba, khususnya pada anak usia remaja di sekolah.

 

"BNN Singkawang akan membekali mereka cara-cara mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di sekolah. Serta penguatan peran sekolah, tenaga kependidikan, dan pendidik memerangi narkoba dengan pendekatan edukasi ke para siswa," ungkapnya.

 

Dia berharap, para kepala sekolah bisa menjadi kader anti narkoba di sekolah. Karena saat ini, korban narkoba di antaranya dialami usia remaja, usia anak anak SMP dan SMA.

 

"Karena, pendekatan melalui kepala sekolah dan guru nantinya mampu melakukan pencegahan dini, baik melalui nasihat, imbauan baik dalam proses belajar mengajar maupun media sosialisasi, seperti plang imbauan, plang peringatan anti narkoba di sekolah," jelasnya.

 

Tak hanya itu, pihak sekolah juga bisa melalui Petugas Keamanan Sekolah (PKS) atau sarana lainnya melakukan edukasi dan penyadaran bahaya narkoba kepada siswa lainya.

 

"Dengan aksi nyata seperti itu di sekolah, maka diharapkan terwujud sekolah bersih narkoba," harapnya.

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Singkawang, HM Nadjib, mengapresiasi adanya kegiatan ini.

 

"Karena dunia pendidikan memiliki visi misi yang sama dengan BNN Kota Singkawang dan kepolisian dalam memerangi narkoba," katanya.

 

Komitmen bersih narkoba ini, nantinya tidak hanya disosialisasikan dari kepala sekolah ke guru, tenaga kependidikan ke siswa, melainkan sekolah itu sendiri harus menggandeng komite sekolah hingga orang tua siswa.

 

"Mari kita deklarasi, berkomitmen, bersosilisasi, dan berkomitmen sekolah bersih narkoba dan hal ini harus diketahui komite dan orang tua siswa itu sendiri," ajaknya. (rud/lha)