Disdukcapil Sintang Dapat 10 Ribu Blangko e-KTP

Sintang

Editor Kiwi Dibaca : 694

Disdukcapil Sintang Dapat 10 Ribu Blangko e-KTP
ilustrasi
SINTANG, SP - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sintang telah merima suplai 10 ribu kepingan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), tepatnya pada tanggal 25 April 2017.   Bantuan 10 ribu kepingan e-KTP setidaknya membantu pencetakan yang sempat terkendala lantaran kosongnya material kartu. Akibatnya, 26.300 e-KTP masuk daftar tunggu.  

“13.300 e-KTP sudah masuk tahap cetak. 13.000 e-KTP tersisa datanya sudah diinput, tinggal tunggu database-nya masuk ke server,” kata Kadisdukcapil Kabupaten Sintang, Syarif M Taufik.  

Taufik mengakui 10 ribu kepingan e-KTP belum memenuhi kebutuhan total. Pihaknya usulkan kembali permohonan kepingan e-KTP sebanyak 30 ribu kepada Pemerintah Pusat (Pempus).    

“Kemungkinan Mei atau Juni sudah datang. Blangko e-KTP juga diusulkan karena sekarang ada 110 desa dan 10 kelurahan baru hasil pemekaran,” katanya.  

Saat ini pencetakan e-KTP sudah normal kendati sempat alami kendala teknis selama seminggu pasca kedatangan 10 ribu kepingan e-KTP. Kendala diakibatkan perubahan versi mesin cetak dari 4,7 menjadi 5,0.   “Sekarang sudah normal dan tidak ada kendala berarti. Kami terus genjot target pencetakan e-KTP hingga 100 persen,” tukasnya.  

Seperti diketahui, kekosongan kepingan e-KTP dan blanko terjadi hampir merata di seluruh wilayah Indonesia.    Diakui, Taufik sejak adanya suplay 10.000 keping e-KTP, sempat sedikit ada kendala, dikarenakan tidak bisa langsung dicetak, akibat adanya perubahan versi pada mesin cetak e-KTP. Namun hal itu tidak berlangsung lama karena saat ini mesin pencetakan sudah bisa dikondisikan dan sudah bekerja sebagaimana mestinya.  

“Pasca kita terima blangko E-KTP memang ada kendala karena tidak bisa langsung cetak, karena ada perubahan versi pada mesin cetak yang sebelumnya versi 4,7 menjadi 5,0. Namun seminggu kemudian mesin itu sudah bisa kita sesuaikan dan kini sudah normal dan sudah bisa cetak” katanya.  

Saat ini menurut Taufik dari 26.300 e-KTP yang sudah siap cetak, 13.300 diatara sudah dalam tahap print ready record. Sementara 13.000 lagi sisanya sedang dalam tahap pengimputan data serta menunggu databasenya masuk.
 

“Bagi yang data perekamannya sudah print ready record sebanyak 13.300. Sekitar 13.000 lagi masih menunggu karena total yang menunggu pencetakan ada sekitar 26.300. Nah yang 13.000 ini masih diimput data, dan menuggu masuk ke database kita. Begitu tampil langsung cetak. Jadi kita maksimalkan yang 10.000 ini dulu,” ungkapnya. (nak/mul)