Kades Bernayau Minta Perhatian Pemkab

Sintang

Editor Kiwi Dibaca : 686

Kades Bernayau Minta Perhatian Pemkab
TINJUA DESA - Wabup Sintang, Askiman dan Ketua DPRD, Jefray Edward bersama anggota DPRD Daerah Pemilihan Sepauk dan Tempunak, Heri Maturida, K. Daniel Banai dan Agustinus Aci, berkunjung ke Desa Bernayau, Kecamatan Sepauk, Rabu (31/5). Kunjungan ini dilak
SINTANG,SP - Kepala Desa Bernayau, Antonius berharap kunjungan pejabat Pemkab dan DPRD Sintang, membawa perubahan bagi pembangunan di wilayahnya. Terutama adanya fasilitas umum, yang memerlukan pendanaan untuk perbaikan.  

Wabup Sintang, Askiman dan Ketua DPRD, Jefray Edward bersama anggota DPRD Daerah Pemilihan Sepauk dan Tempunak, Heri Maturida, K. Daniel Banai dan Agustinus Aci, berkunjung ke Desa Bernayau, Kecamatan Sepauk, Rabu (31/5).  

“Kami berharap, kedatangan Wabup, Ketua dan anggota DPRD Sintang, bisa membantu memenuhi kebutuhan pembangunan,” kata Antonius.   Fasilitas pertama yang ditinjau adalah Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Bernayau, yang tanahnya bermasalah. Tanah tersebut dulunya telah dihibahkan oleh pemiliknya, namun belakangan ditarik kembali dan meminta Pemkab untuk membayar.

  “Pemilik tanah menarik kembali, dan mereka mau menjualnya, jika Pemkab bersedia membeli,” ujarnya.  

Petugas Kesehatan Poskesdes Bernayau, Evi yang turut serta menemani rombongan mengatakan, Poskesdes pernah mengajukan perbaikan gedung, namun upaya itu tidak bisa dilakukan lantaran status tanah kini dipermasalahkan.   “Sebelumnya, kami pernah ajukan perbaikan bangunan ke Diskes, namun terhalang status tanah. Kita mohon Pemkab dan DPRD bisa memberi solusi atas masalah ini, agar pelayanan kesehatan masyarakat bisa ditingkatkan,” papar Evi.  

Poskedes tersebut memiliki dua orang petugas atau tenaga kesehatan. Pihak desa sendiri telah menyiapkan tanah kas desa untuk pembangunan Poskesdes yang baru, dan tinggal menunggu respon Pemkab saja.  

Usai meninjau Poskesdes, Antonius mengajak rombongan melihat Jembatan Gantung Sungai Bernayau, yang letaknya di pusat desa dan menjadi penghubung Desa Bernayau dengan desa lainya yang terdekat. Dan papannya sudah banyak lepas. Kawat penyangga juga sudah banyak kendor dan longgar.  

Selain meninjau kedua bangunan tadi rombongan juga meninjau bangunan SDN 33 Bernayau yang memerlukan tambahan ruangan kelas dan ruang guru, karena ada 267 siswa.   Menanggapi berbagai keluhan pembangunan yang disampaikan, Wabup Askiman memastikan semua keluhan tersebut akan ditampung,dan kemudian dibahas bersama.

“Bisa saja memanfaatkan ADD dan DD untuk membangun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).  Adanya BUMDes, tentu desa bisa mandiri, dan dapat membangun berbagai sarana prasarana,” katanya. (nak/mul)

Komentar