Senin, 23 September 2019


Bupati Resmikan Kelas Jauh SDN 30

Editor:

Kiwi

    |     Pembaca: 556
Bupati Resmikan Kelas Jauh SDN 30

DIALOG - Bupati Sintang, berdialog dengan beberapa siswi saat peresmian SDN 30 Mungguk Gelumbang, yang punya kelas jauh di Dusun Sungai Antu. Peresmian ini membuat anak-anak Dusun Sungai Antu, bisa meneruskan sekolah, setelah sebelumnya harus berhenti, ka

SINTANG, SP - Bupati Sintang, Jarot Winarno meresmikan operasional gedung SDN 30 Mungguk Gelumbang. Gedung SD ini akan menyelenggarakan kelas jauh dari Dusun Sungai Antu. Peresmian ditandai dengan penandatangan berkas dan pembukaan tirai plang nama sekolah.  

“Gedung ini dilengkapi WC, kursi, meja, dan papan tulis, sebagaimana sekolah-sekolah lainnya,” ujar Bupati Jarot, kepada Suara Pemred, Senin (10/7).
 

Harapanya, papar Bupati Jarot, agar anak-anak di Dusun Sungai Antu, bisa lebih dekat saat menuntut ilmu, karena selama ini mereka harus ke sekolah induk, yang jaraknya cukup jauh. Dengan begitu, lanjutnya tidak ada lagi anak-anak usia sekolah yang putus karena alasan jarak dan waktu.  

Bupati Jarot mengakui, pengadaan sarana dan prasarana pendidikan, jadi prioritas pembangunan utama Pemkab Sintang. Ia pun meminta masyarakat bisa menjaga gedung SD jarak jauh tersebut.  

“Dorong anak-anak untuk terus sekolah, karena dengan pendidikan, kita bisa menata masa depan,” imbuhnya.   Kepala Sekolah SDN 30 Mungguk Gelumbang, Lansir menyampaikan, awalnya SD jarak jauh tersebut dibangun secara swadaya pada 2014. Namun, saat itu pembangunan baru atapnya saja, sementara lantai dan dinding serta kursi belum selesai, dikarenakan keterbatasan anggaran.  

“Kami sangat bersyukur, pada 2017 Pemkab Sintang bisa menyelesaikan pengerjaan gedung sekolah ini. Dan kini sudah bisa dipakai,” kata Lansir   Menurut Lansir, SDN Induk hingga sekarang belum memiliki kantor guru, dan masih menggunakan ruang kelas untuk operasional administrasi. Sementara untuk kelas jauh SDN 30, memiliki dua kelas, yakni di Sungai Antu dan Sepulau.  

“Ada 16 guru yang bertugas di sini, empat di antaranya PNS dan sisanya tenaga kontrak serta honor,” harapnya.   Lansir pun berharap, Pemkab bisa menyediakan tenaga pendidikan tambahan, termasuk melengkapi ruang-ruang kelas dan guru, yang belum mencukupi.  

“Kami berharap, ada tambahan tenaga guru, terutama yang PNS,” ujarnya.   Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jefray Edward, mengapresiasi langkah Pemkab meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. Menurutnya, ia sering kali mendapat keluhan, informasi, dan aspirasi dari masyarakat, terkait berbagai kebutuhan masyarakat.  

“Kami akan terus menyampaikan aspirasi masyarakat, sehingga kebutuhan dasar bisa terpenuhi,” kata Jefray.   Saat ini, tutur Jefray, kalangan DPRD melalui berbagai kegiatan, akan memperjuangkan kebutuhan yang sangat diperlukan masyarakat. Melalui koordinasi dan kerja sama dengan Pemkab, ia optimis seluruh kebutuhan masyarakat akan terpenuhi.  

“Tugas kami adalah melayani masyarakat, dengan memberikan yang terbaik. Semoga ke depannya, semua sarana dan prasarana bisa tersedia,” pungkasnya. (nak/mul)