Jarot Apresiasi Pengabdian Pastor Paroki

Sintang

Editor Kiwi Dibaca : 1164

Jarot Apresiasi Pengabdian Pastor Paroki
ilustrasi
SINTANG, SP - Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri malam pisah sambut Pastor Paroki Santo Yusuf Senaning, di halaman Gereja Paroki Santo Yusuf Senaning, Kecamatan Ketungau Hulu, Sabtu (5/8). Pastor Petrus Apot Pr, menggantikan Pastor sebelumnya yang telah bertugas tujuh tahun lamanya, yakni Pastor Joseph Christpinus Pr.   Di hadapan Uskup Sintang, Samuel Oton Sidin OFM Cap dan seluruh umat yang hadir, Bupati Jarot menyampaikan, Pemkab Sintang memiliki kehendak yang baik untuk membantu berbagai kegiatan agama, dalam upaya tingkatkan kerohanian.   “Apapun agamanya, baik Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha dan Konghucu. Semua kami perhatikan, semua sama sebagai bagian masyarakat Sintang,” ungkapnya.   Bupati Jarot mengatakan, hingga 2021 mendatang bertekad mewujudkan visi dan misi Pemkab, yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Sintang, yang cerdas, sehat, maju, religius dan sejahtera, dengan ditopang tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.  

“Pada poin religius, kita membuat instrumen bahwa dana bantuan dari Pemkab Sintang terus mengalir untuk kegiatan keagamaan,” kata Bupati Jarot.   Pemkab, ujar Bupati Jarot sadar, tanpa ada dukungan dari para pemimpin umat dan masyarakat, program-program pemerintah tentu tidak akan dapat berjalan baik. Dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, Pemkab selalu mendengar dan meminta nasehat serta pendapat para rohaniawan dan pemuka agama.  

“Sebab masukan dari pemuka agama dapat kita tampung sebagai pesan pembangunan dan kritikan pembangunan kepada pemerintah dalam hal positif,” imbuhnya.   Dampak dari sebuah pembangunan tentunya tidak terlepas dari rohaniawan untuk bisa menuntun dan dampingi umat hadapi kemajuan era modernisasi. Jarot mengajak seluruh masyarakat wilayah Ketungau Hulu khususnya umat Khatolik, bersama-sama bangun wilayah perbatasan.  

“Kita kerjakan bersama-sama dan sama-sama bekerja. Kita jaga kebersamaan, sehingga semuanya terjaga. Termasuk, tetap jaga kelestarian lingkungan alam di Ketungau Hulu,” ujarnya.   Pastor Joseph Christpinus Pr, yang merupakan seorang imam projo yang sudah bertugas di Senaning selama 7 tahun menceritakan, saat datang ke Senaning pertama kalinya, dia merasa sangat berbahagia sebab langsung diterima baik oleh masyarakat dan umat Katolik di wilayah Senaning ini.  

“Saya mengabdi di Paroki Santo Yusuf mulai dari tahun 2010. Semenjak hadir disini saya tetap menjaga dan menghormati masyarakat dan umat,” ungkapnya dalam kesan dan pesan.   Pastor Joseph menyadari pasti ada kesalahan yang telah diperbuat selama mengabdi di paroki ini. Diapun meminta maaf kepada semua umat yang hadir.  

“Semoga dapat dimaklumi. Saya minta kepada umat agar dapat mengontrol diri dan menjaga diri baik-baik. Jangan  tergoda imannya, bersama-sama kita teguhkan, kuatkan pikiran dan iman kita agar selalu menjadi umat yang bertakwa,” harapnya.   Sementara itu, Pastor Petrus Apot Pr sebagai Pastor Paroki Santo Yusuf Senaning mengungkapkan rasa gembiranya telah dipercaya menjadi pastor paroki di wilayah Senaning.

Dengan pergantian pastor yang dilaksanakan saat ini, Pastor Petrus berharap masyarakat dan umat dapat membantu dirinya saat memberi pelayanan kepada umat dalam hal beribadah.
  “Paling penting ialah kita harus dapat berkontribusi nyata untuk pembangunan yang ada di wilayah Kabupaten Sintang khususnya wilayah Senaning ini,” ujarnya. (hms/nak/mul)