Kamis, 24 Oktober 2019


Akreditasi RSUD M DJoen Harap Bawa Perubahan

Editor:

Tajil Atifin

    |     Pembaca: 604
Akreditasi RSUD M DJoen Harap Bawa Perubahan

ilustrasi

SINTANG, SP - Upaya untuk mendukung mutu pelayanan terhadap kesehatan masyarakat, RSUD Ade M. DJoen Sintang mengelar kegiatan survey regular akreditasi versi 2012 dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit, Selasa (5/9).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah yang mewakili Pemkab Sintang dalam sambutannya diacara tersebut mengatakan bahwa kegiatan survey akreditasi yang dilakukan merupakan eleman yang sangat penting dalam upaya mendukung peningkatan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, khusunya di RSUD Ade M. DJoen.

“Perlu kita sadari bersama bahwa nilai yang paling penting didalam kehidupan ini adalah kesehatan, karena kesehatan menjadi modal utama yang menjadi perhatian serius dalam bidang pembangunan manusia di Kabupaten Sintang ini”. ujar Yosepha.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Praja, Komplek Kantor Bupati Sintang tersebut, dijelaskan Sekda bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang dalam Visi dan Misi pembangunan telah menetapkan, pelaksanaan penyelenggaraan kesehatan yang menyeluruh sesuai dengan Peraturan Kementrian Kesehatan.

“Sesuai dengan peningkatan kualitas mutu maka wajib di akreditasikan setiap 3 tahun sekali, dan akreditasi ini dilakukan oleh lembaga dari Independen,” terangnya.
Pelayanan mutu yang terbaik akan diciptakan secara berkesinambungan. Karena itu Pemkab Sintang berharap kegiatan survey harus berlanjut, dengan harapan kedepan RSUD AM DJoen Sintang bisa ditunjuk sebagai Rumah Sakit Rujukan Regional yang dapat lulus dengan paripurna.

“Dengan akreditasi ini kita berharap RSUD Ade M. Joen Sintang bisa lulus. Jika lulus maka peningkatan kesehatan juga akan semakin baik, terlebih di era pasar bebas seperti MEA saat sekarang ini yang menuntut daya saing tinggi, baik secara nasional maupun internasional,” lanjutnya.

Yosepha juga meminta pihak RSUD A.M Djoen Sintang untuk tetap bertanggung jawab dalam pelaksanaan akreditasi Rumah Sakit oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit. “ kebutuhan akreditasi yang berkaitan dengan data dan kemampuan yang kita punya keluarkan semua. Sediakan secara terbuka dan transparan sebagai wujud komitmen mendukung peningkatan kualitas yang ada,” pungkasnya.


Sementara itu Direktur Rumah Sakit A.M Djoen Sintang, Dr. Rosa Trifina, mengatakan bahwa setiap rumah sakit wajib untuk memberikan pelayanan yang aman, bermutu dan efektif sesuai dengan standar rumah sakit. Sehingga dengan demikian maka pelaksanaan dan pelayanan bisa memuaskan masyarakat.

"Harapan kita tentunya dengan akreditasi rumah sakit ini pula, bisa terus memacu diri dalam hal pelayanan dibidang kesehatan terhadap masyarakat,” terangnya.   Rosa juga menuturkan bahwa RSUD A.M DJoen Sintang sudah terakreditasi pada versi 2007 dengan lima pelayanan dasar pada tahun 2011 dan masa berlakunya habis pada tahun 2013. Maka dengan demikian perpanjangan akreditasi pada versi 2012 yang dilaksanakan pada hari ini, pihak rumah sakit sudah mempersiapkan standar yang telah ditetapkan.

"Seperti memperkuat proses output dan outcome, serta memperkuat implementasi dan pelayanan yang berkesinambungan, dan  terfokus pada pasien.” tuturnya.
Pihaknya, juga dijelaskan Rosa sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi akreditasi sejak jauh-jauh hari. Semua semata-mata demi untuk kemajuan dirumah sakit yang dipimpinnya itu. RSUD A.M Djoen juga sudah melakukan penilaian akreditasi seperti, mengadakan workshop akreditasi versi 2012 pada tahun 2013 dan studi banding.

"Kita juga mengikuti pelatihan KARS, bimtek KARS, Inhouse training, simulasi survey, dan maju ke survey, dengan demikian kami berharap lulus dengan akreditasi predikat peningkatan mutu pelayanan yang dilaksanakan secara berkesinambungan," pungkasnya.(nak/pul)