Napi Kelas II B Sintang Kedapatan Miliki Narkoba Di Dalam Lapas

Sintang

Editor Tajil Atifin Dibaca : 975

Napi Kelas II B Sintang Kedapatan Miliki Narkoba Di Dalam Lapas
ilustrasi
SINTANG, SP - Lembaga Pemasarakatan (Lapas) Kelas II B Sintang melaporkan salah satu Narapidana perempuan binaannya atas kepemilikan narkotika jenis shabu ke Polres setempat. Laporan tersebut diterima oleh SPKT Polres Sintang pada tanggal 28 Agustus 2017 yang lalu.

Dikatakan Kasatres Narkoba Polres Sintang, Iptu Haris Setiawan kepada Suara Pemred, Selasa (5/9), bahwa dari hasil penyelidikan diketahui pemilik barang haram tersebut adalah tahanan dengan kasus narkoba yang ditangkap di Kabupaten Melawi pada tahun 2014 yang lalu. “Tersangka adalah seorang narapidana Lapas Kelas II B Sintang yang bernama Upik. Jenis kelamin perempuan, umur 33 tahun yang ditangkap di Kabupaten Melawi pada 2014 silam. Tersangka di vonis 5 tahun 6 bulan penjara sejak 2014," ujarnya.

Temuan narkoba didalam lapas yang dimiliki oleh Upik  kata Iptu. Haris berawal pada hari Senin 28 Agustus 2017, dimana pada saat itu sekitar pukul 10:00 wib, pegawai lapas atas nama Wiwiek Sumarni melaksanakan patroli rutin di sel Napi perempuan di blok D. “Jadi saat masuk, pegawai lapas melihat Upik berlari kekamar mandi. Melihat gelagat yang aneh tersebut petugas lantas mengikuti dan melihat Upik membuang bungkusan kecil transparan sebanyak empat bungkus kedalam bak mandi,” terangnya.

Pegawai lapas kala itu sempat menyuruh tersangka mengambil barang tersebut, namun Upik menolak dengan alasan takut barang itu rusak. Petugas yang tidak mau kecolongan lantas mengambil sendiri barang itu dan langsung membawanya berikut tersangka untuk diserahkan kepada Kepala Pengamanan (Kapam) Lapas Kelas II B Sintang Dari hasil introgasi, tersangka mengakui jika barang itu memang miliknya. Guna penindakan lebih lanjut pihak lapas kemudian menyerahkan tersangka beserta barang bukti kepada Polres Sintang.

"Dari hasil pemeriksaan  dan uji laboratorium Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pontianak, bahwa keempat klip plastik transaparan tersebut positif  narkoba karena mengandung zat metamfetamin. Hal itu juga semakin diprkuat dengan hasil tes urin terhadap tersangka yang terbukti positif," katanya.

Diakui Upik, bahwa dirinya memperoleh langsung barang tersebut dari pembesuk yang datang. Saat ini Upik tidak ditahan di rutan Polres Sintang lantaran masih berstatus napi atas kepemilikan shabu yang tertangkap di Kabupaten Melawi 2014 lalu. Atas tangkapan dan temuan narkoba akhir-akhir ini di Lapas Kelas II B Sintang pihak Satres Narkoba Polres Sintang menyatakan kesiapannya untuk membantu upaya pengamanan lapas dari bahaya narkoba dengan siap untuk terlibat dalam razia gabungan jika memang diperlukan

“Kami dari Sat Res Narkoba siap membantu dan akan dikomunikasikan dengan Kapolres terkait razia gabungan. Saya juga sudah sampaikan dengan Kalapas bila perlu razia gabungan kita beck-up bersama rekan-rekan dari Badan Narkotika Nasional (BNNK) Sintang,” pungkasnya.(Nak/Pul).  

Komentar