Dituding Pungli, BPN Sintang Ancam Polisikan Pelapor

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 939

Dituding Pungli, BPN Sintang Ancam Polisikan Pelapor
Foto kepala BPN Sintang Junaedi
SINTANG, SP - Kepala Kantor BPN Sintang, Junaedi berang dengan tudingan Abang Damsyik yang menyatakan BPN Sintang telah melakukan pungutan biaya pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Dikatakan Junaedi, Abang Damsyik yang mengaku sebagai pegiat anti korupsi bersama Themotius Udin telah melayangkan surat ke Kepala Kantor Wilayah BPN Kalbar pada 2017 lalu, yang isinya menuding Kantor BPN Sintang tidak memberikan pelayanan yang baik terhadap program PTSL.

"Keduanya menuding BPN Sintang telah melakukan Pungutan Liar (Pungli) dalam melaksanakan program PTSL. Kami ingin meminta klarifikasi tudingan ini pada keduanya, tapi sampai sekarang kita belum bertemu orangnya," kata Junaedi, Selasa (30/1).

Junaedi mengaku sudah berusaha mencari alamat kedua penuding tersebut, namun hingga saat ini belum dapat ditemukan. Dalam surat laporan yang ditulis Abang Damsyik dan Themotius Udin itu, mengatakan BPN Sintang telah mencederai program PTSL.

"Saya sendiri setiap ke desa-desa selalu menegaskan pada masyarakat bahwa program PTSL ini gratis. Jadi sangatlah tidak etis mereka menuding kita melakukan pungutan liar," katanya.

Dia meminta kedua pelapor ini untuk mengklarifikasi laporannya. Silahkan sampaikan bukti-bukti jika ada petugas BPN Sintang telah melakukan pungli pada program PTSL.

"Jika memang mereka memiliki bukti ada oknum petugas BPN Sintang melakukan pungli pada program PTSL, maka saya sendiri yang akan menindaknya," terangnya.

Junaedi meminta, kejelasan dari kedua pelapor tentang tudingan mereka. Jika kedua pelapor itu tidak mengklarifikasi tudingan mereka, maka pihaknya akan mengambil langkah hukum.

"Karena mereka telah melakukan pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan pada BPN Sintang," ancamnya. (tra/pul)