Penerimaan Calon Anggota Polri Dijamin Bebas KKN

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 434

Penerimaan Calon Anggota Polri Dijamin Bebas KKN
LATIHAN - Anggota Polri dan Polwan Polres Sintang saat sedang latihan. Tahun 2018 ini Polres Sintang ditunjuk sebagai Sup Panitia Daerah (Subpanda) penerimaan anggota Polri baik Akpol, Brigadir, maupun Tamtama. (SP/Tantra)
SINTANG, SP - Kabag Sumda Polres Sintang, Kompol Anhar Zubaedi mengatakan, bahwa Polres Sintang telah ditunjuk sebagai Sup Panitia Daerah (Subpanda) penerimaan anggota Polri baik Akpol, Brigadir, maupun Tamtama tahun anggaran 2018. 

Untuk itu, ia mengharapkan agar para panitia tidak melakukan Korupsi, Kolusi, Konspirasi dan Nepotisme (K3N), dengan menjanjikan pada siapapun untuk membantu kelulusan calon, dengan meminta atau menerima imbalan dalam bentuk apapun.

“Kepada orang tua/wali dan calon peserta, kami imbau dilarang untuk melakukan K3N dengan panitia maupun pengawas atau siapapun yang menyatakan bisa membantu meluluskan dalam proses seleksi penerimaan anggota Polri,” tegas Kompol Anhar, Selasa (30/1).

Dia mengatakan, apabila terbukti melakukan pelanggaran, sebagai panitia akan mendapatkan tindakan hukum yang tegas baik hukum pidana, kode etik dan disiplin. Sedangkan bagi peserta apabila terbukti melakukan pelanggaran akan didiskualifikasi dalam seleksi penerimaan anggota Polri.

"Para peserta harus berjuang keras dan berupaya maksimal, berdoa dan berusaha, karena yang akan lulus nantinya adalah nilai yang terbaik di antara yang baik," terangnya.
 
Kapolres Sintang AKBP Sudarmin menegaskan, tidak ada anggota Polres Sintang, baik Perwira maupun Brigadir yang boleh 'bermain' dalam rekrutmen tersebut. Jika terbukti, maka tindakan tegas akan diberlakukan, bahkan ancaman sanksi pecat bisa saja dilakukan.

"Tidak ada siapapun anggota  yang boleh 'bermain-main' serta coba cawe-cawe seakan-akan bisa membantu meloloskan calon yang seleksi. Jika ketahuan dan terbukti maka saya tegaskan sanksi pecat, pasti diterima," tegas AKBP sudarmin. (tra/pul)