Rakor Pembangunan Tanah Kas Desa, Wakil Bupati Askiman Minta Camat Lebih Aktif

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 258

Rakor Pembangunan Tanah Kas Desa, Wakil Bupati Askiman Minta Camat Lebih Aktif
RAKOR - Wakil Bupati Sintang, Askiman saat memimpin rapat koordinasi progres pelaksanaan pembangunan Tanah Kas Desa (TKD), di Balai Praja Komplek Kantor Bupati Sintang, Kamis (8/3). (Humas)
Wakil Bupati Sintang, Askiman mengelar rapat koordinasi mengenai progres pelaksanaan pembangunan Tanah Kas Desa (TKD), di Balai Praja Komplek Kantor Bupati Sintang, Kamis (8/3).

SP - Dikatakan Askiman, ada tiga pola yang dapat diterapkan oleh perusahaan dalam pelaksanaan pembangunan TKD. Ia harapkan ke depan para camat akan lebih aktif dalam memfasilitasi masalah ini antara perusahaan dengan masyarakat desa.

Pola-pola tersebut kata Askiman teruang dalam bab III Peraturan Bupati Nomor 39 Tahun 2015 tentang Pedoman Pembangunan Kebun/TKD oleh Perusahaan Perkebunan di wilayah Kabupaten Sintang.

"Ada pola A, desa menyediakan tanah, kemudian perusahaan yang membangun kebun kas desa. Pola B, perusahaan menyediakan kebun kas desa yang diambil dari kebun inti yang belum di masukan dalam Hak Guna Usaha (HGU). Pola C, melakukan proses bagi hasil perkebunan dalam suatu perhitungan persentase dari luas kebun yang terdapat di desa tersebut," katanya.

Pada umumnya, kegiatan ini sudah dilaksanakan oleh semua perusahaan perkebunan yang ada di wilayah Sintang, capaiannya yang masih beragam.

“Kita juga sudah mendapatkan target waktu pelaksanaan yang akan diupayakan oleh perusahaan dengan difasilitasi pemerintah, khususnya di tingkat kecamatan. Bagi yang belum selesai, kita tuntaskan segera,” terangnya. 

Dari pihak perusahaan, ada yang sudah sampai pada pembuatan memorandum of understanding (MoU), ada juga yang masih negosiasi dengan aparatur desa. Ada juga yang masih dalam tahap membereskan administrasi pelaporan kegiatan. 

Kegiatan ini mulai dengan paparan ringkasan laporan pelaksanaan pembangunan TKD oleh Gunardi, selaku Kabid Perkebunan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang. 

“Kegiatan ini dihadiri oleh 46 perwakilan perusahaan perkebunan yang ada di wilayah Kabupaten Sintang, 45 perusahaan perkebunan kelapa sawit dan satu perusahaan PTPN XIII,” jelas Gunardi.

Pihaknya juga mengundang camat se-Kabupaten Sintang dan sejumlah OPD terkait di lingkungan Pemda Sintang yang menjadi anggota tim fasilitator penyelesaian masalah perkebunan. (humas/pul)