Selasa, 24 September 2019


Pertengahan 2018 RS Pratama Serawai Beroperasi

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 380
Pertengahan 2018 RS Pratama Serawai Beroperasi

Ilustrasi. Net

SINTANG, SP –  Pada 2017 lalu, Rumah Sakit (RS) Pratama Serawai Sintang telah usai dibangun dan akan segera beroperasi pada pertengahan tahun 2018 ini 

"2017 lalu , pembangunan rumah sakit ini telah selesai “Kami sudah mempersiapkan alat kesehatan dan sarana prasarana lainnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh, Kamis (5/4).

Ia menjelaskan, Rumah Sakit Pratama Serawai ini dibangun untuk meminimalisir kedatangan pasien ke RSUD Ade M Djoen Sintang, dan untuk alat kesehatan Rumah Sakit Pratama Serawai  juga sudah dilakukan pengadaan tahun 2017 lalu,  meski belum bisa terpenuhi 100 persen

“Sehingga masyarakat di Ambalau dan Serawai yang ingin berobat tidak perlu lagi ke Kota Sintang," katanya.

Ia menambahkan, tidak semua Kabupaten/Kota di Indonesia ini yang mendapatkan Pembangunan Rumah Sakit Pratama. Hanya ada 23 unit seluruh Indonesia, termasuk di Sintang, yang dibangun menggunakanan Dana Alokasi Khusus (DAK), sebesar Rp 21,3 miliar untuk membangun fisik dan pembelian alat kesehatan. 

"Untuk di Kabupaten Sintang dibangun di Kecamatan Serawai," kata dia,.  

Lebih lanjut dikatakan Sinto, untuk tenaga kesehatan, Pemkab Sintang akan tmerekrut tenaga baik melalui mutasi PNS dan juga Honorer khusus untuk Perawat, bidan, kesehatan masyarakat dan gizi. Di rumah sakit ini nanti akan ada delapan dokter umum dan untuk dokter spesialis akan dilakukan penjadwalan dari Kota Sintang. 

Rumah Sakit Pratama dibangun diatas tanah seluas dua hektar, dengan memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti tempat bersalin, ruang rawat inap, poli-poli, kamar operasi, ambulans dan speedboat 115 PK jika dibutuhkan untuk dirujuk ke Kota Sintang," jelas Sinto.

Diharapkan Sinto, dengan dibangunnya rumah sakit itu maka akan mengurangi angka rujukan pasien ke Kota Sintang. Rumah Sakit Pratama Serawai sudah dapat melayani rawat jalan dan ruang Instalasi Rawat Darurat (IGD).

"Sementara nanti tenaganya kita ambil dari beberapa puskesmas dulu. Kemudian kita juga akan merekrut dokter-dokter. Karena kebutuhan dokter di sana sekitar delapan orang. Karena di sana ada IGD, Poliklinik, Rawat Inap," katanya.

Ia berharap, pembangunan rumah sakit pratama di Serawai itu harus maksimal, meski mobilisasi material menjadi kendala karena masih buruknya akses jalan darat. 

Bupati Sintang, Jarot Winarno berharap, pembangunan Rumah Sakit Pratama di Serawai harus bisa sama persis dengan rumah sakit pratama yang lainnya. “Baik itu dari segi bangunan maupun sarana dan prasarananya," kata Jarot. 

Bahkan Jarot juga menginginkan apa pun yang menjadi kendala progres pembangunan Rumah Sakit Pratama itu harus selesai pada 15 November 2017. 

"Pada akhir November saya akan meresmikan langsung," pungkasnya.(tra/jek)