Jarot Tancap Tiang Pertama Pembangunan Gereja

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 275

Jarot Tancap Tiang Pertama Pembangunan Gereja
PENANCAPAN – Bupati Sintang, Jarot Winarno saat menancapkan tiang pertama pembangunan Gereja Kemah Injil Indonesia Siloam Merakai di Nanga Merakai, Kecamatan Ketungau Tengah. (Humas)
SINTANG, SP - Bupati Sintang, Jarot Winarno melakukan penancapan pertama pembangunan Gereja Kemah Injil Indonesia Siloam Merakai di Nanga Merakai, Kecamatan Ketungau Tengah, Selasa (15/5) sore.

Kegiatan dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang Terry Ibrahim, Kepala Bank Kalbar Cabang Sintang, Achmad Baraqbah, dan perwakilan dinas di Pemkab Sintang.

Jarot mengaku sangat berbahagia bisa hadir langsung dalam acara tersebut. Ia pun berharap keberadaan gereja akan mewujudkan masyarakat Sintang religius sesuai dengan salah satu visi dan misi Pemkab Sintang.

“Saya sudah pernah ke gereja yang lama, memang sudah tidak memadai lagi. Hari ini tepat sekali kita lakukan peletakan pembangunan gereja baru GKII Siloam ini, tempatnya pun strategis,” kata Jarot.

Jarot juga sangat mengapresiasi pembangunan gereja di Sintang. Ia mengatakan telah sering diminta menancapkan tiang pertama pembangunan gereja. Meski anggaran minim, akan tetapi pembangunan gereja tetap berjalan sesuai rencana.

“Berapapun biayanya,berapapun besarnya gereja, rata-rata bisa selesai, karena merupakan campur tangan Tuhan,” ungkap Jarot.

Jarot berharap pembangunan gereja dilakukan kerja sama dari semua pihak, terutama keterlibatan jemaat harus aktif dalam menunjang pembangunan gereja sehingga dapat tercapai target penyelesaian pembangunannya.

“kita juga terima kasih kepada salah satu anggota DPRD Sintang yang telah menyisihkan anggaran aspirasinya untuk pembangunan gereja ini,” ucap Jarot.

Panitia pembangunan Gereja Kemah Injil Indonesia Siloam Merakai, Salawati Hehdman, mengatakan anggaran pembangunan gereja sebesar Rp2,5 miliar yang bersumber dari bantuan pemerintah daerah, aspirasi salah satu anggota DPRD Sintang dan jemaat gereja.

“Ini momen yang sudah kami tunggu cukup lama yakni bisa membangun gereja yang baru. Bangunan yang sebelumnya tidak memadai lagi karen jemaat sudah banyak,” kata Salawati. 

Salawati berharap dukungan semua pihak baik jemaat gereja, masyarakat dan pemerintah daerah mendukung pembangunan Gereja Kemah Injil Indonesia Siloam Merakai sehingga bisa selesai sesuai rencana agar ke depan bisa digunakan untuk melaksanakan kegiatan ibadah. (SP)