Selasa, 17 September 2019


3.600 Rumah Terendam Banjir

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 335
3.600 Rumah Terendam Banjir

BANJIR – Banjir yang merendam sejumlah rumah di beberapa kecamatan di Kabupaten Sintang. BPBD Sintang mencatat selama terjadinya banjir, terdapat 3.600 rumah yang terendam banjir. (Ist)

SINTANG, SP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang mencatat sedikitnya 3.600 lebih rumah di Kecamatan Kayan Hilir dan Kayan Hulu terendam banjir.
 
Kepala BPBD Sintang, Simon Patanduk mengatakan, di Kecamatan Kayan Hilir, sebanyak 25 desa terendam banjir.

"Banjir di Kecamatan Kayan Hilir telah merendam 3.321 rumah," kata Simon, kemarin.

Sementara di Kecamatan Kayan Hulu, di Desa Nanga Ora, banjir menggenangi 274 rumah. Menurut laporan tim BPBD ketinggian banjir mencapai mencapai 1,5 hingga 2 meter. Meski banjir cukup tinggi, namun belum ada laporan rumah yang hanyut.
 
Dikatakan Simon, selain ribuan rumah terendam banjir, dua jembatan roboh akibat diterjang banjir. Satu jembatan roboh di Desa Nanga Ungai Kecamatan Kayan Hulu dan satu jembatan roboh lainnya di Desa Landau Beringin, Kecamatan Kayan Hilir.

Kata Simon, sesuai prediksi BMKG, dalam satu bulan ke depan, intensitas hujan di Sintang normal. Meski demikian, Simon menyatakan, pihaknya sedang menyiapkan penetapan status tanggap darurat bencana.

"Kami sedang merekap data warga yang terkena banjir. Kita juga sedang mempersiapkan telaah staf penetapan status tanggap darurat yang akan disampaikan ke bupati," katanya.

Dikatakan Simon, sampai saat ini stok untuk bantuan bencana yang tersedia di BPBD Sintang hanya cukup untuk 180 kepala keluarga. Bantuan inipun hanya berupa beras, mie instan dan sarden.

"Kami masih mendata, warga mana yang harus diberikan bantuan akibat banjir ini," bebernya. (tra/jee)