Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Belum Ditemukan

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 347

Korban Tenggelam di Sungai Kapuas Belum Ditemukan
PENCARIAN - Tim pencarian menyisir tepian Sungai Kapuas mencari Tri Wahyudi yang dilaporkan tenggelam sejak 18 Juli lalu. Korban diketahui tenggelam saat tengah mandi di sungai bersama empat rekannya. (SP/Endang)
SINTANG, SP - Tri Wahyudi (17), pemuda asal Desa Tempunak yang dikabarkan tenggelam terbawa arus Sungai Kapuas saat mandi di jamban di dekat PT Karya Putra Mandiri (KPMM) pada 18 Juli lalu, hingga saat ini belum ditemukan.

Informasi yang diterima, Tri Wahyudi  terpeleset dan jatuh ke sungai saat mandi bersama empat rekannya. Teman korban yang melihat kejadian itu sempat berupaya memberikan pertolongan, namun korban sudah tidak terlihat lagi. Malam harinya, Tim Rescue Pos SAR Sintang yang mendapatkan laporan langsung berangkat menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

“Hari ini sudah memasuki hari ke lima hilangnya remaja bernama Tri Wahyudi yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kapuas. Kami terus mencari, tapi sampai saat ini kita belum bisa korban belum bisa ditemukan,”ungkap Kasat Polair Polres Sintang AKP Fahri Gunawan, Senin (23/7).

Lantaran pencarian yang dilakukan selama lima hari belum membuahkan hasil, tim pencarian memperluas jangkauan pencarian dengan melakukan penyisiran di tepian sungai. Tim pencarian tidak hanya dari Pol Airud Sintang, namun juga melibatkan tim Rescue Pos SAR BPBD Sintang. 

“Pada hari kedua, upaya pencarian telah masih kita fokuskan di lokasi kejadian. Kami melakukan penyelaman dan penyisiran permukaan di dekat lokasi kejadian bersama Tim Rescue Pos SAR Sintang, BPBD Sintang, Polsek Tempunak, Koramil Tempunak, Pol Air Sintang dan masyarakat. Tapi sampai hari ini belum belum membuahkan hasil,” jelas Fahri.

Atas kehadian ini, Fahri menghimbau masyarakat yang tinggal di pinggiran Sungai Kapuas, baik di Kecamatan Tempunak dan Sepauk yang melihat atau menemukan korban agar segera menghubungi tim gabungan. 

Sementara itu, Humas Kantor SAR Pontianak, Untung Supriadi saat dikonfirmasi mengatakan, jika hingga hari ke tujuh korban belum ditemukan, pihaknya akan mengevaluasi apakah upaya pencarian akan tetap dilanjutkan atau dihentikan. (end/jee)