Jarot: Banyak Tantangan Wujudkan Kabupaten Lestari

Sintang

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 147

Jarot: Banyak Tantangan Wujudkan Kabupaten Lestari
Bupati Sintang, Jarot Winarno
SINTANG, SP - Guna mewujudkan Sintang menjadi kabupaten lestari, Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda) Sintang bekerja sama dengan Conservation Strategiy Fund (CSF) menggelar Pelatihan Pembangunan Berkelanjutan dan Kebijakan Lanskap Terpadu, di salah satu hotel di Sintang, kemarin.

Bupati Sintang, Jarot Winarno dalam kegiatan tersebut mengatakan untuk 
menyeimbangkan komitmen antara konservasi dan pembangunan ekonomi, sosial dan budaya merupakan hal yang tidak mudah.

“Tidak mudah untuk menyatukan komitmen mewujudkan kabupaten lestari dengan masalah-masalah yang kita hadapi sekarang ini,” kata Jarot.

Bupati menjelaskan tentang Bukit Bang di Kecamatan Ketungau Hulu. Kawasan yang masuk dalam hutan lindung itu kini kayunya sudah habis. Masyarakat di sana pun yang sebelumnya berkebun cabai kini telah mengganti perkebunan mereka dengan tanaman sahang.

“Ini  akan terus kita bina guna peningkatan pembangunan ekonomi masyarakat, karena di tengah kondisi sulitnya ekonomi saat ini, kita perlu melakukan pendekatan terpadu,” jelasnya.

Jarot juga mengucapkan terima kasih kepada kembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang pelestarian alam yang dinilai telah membantu pemerintah membina masyarakat pada bidang pertanian dan perkebunan yang mengarah pada kelestarian lingkungan.

Kepala Bidang Ekonomi Bappeda Sintang, Widian Sukri menjelaskan pelatihan yang digelar bertujuan untuk menyatukan komitmen pembangunan di  Sintang dan menyeimbangkan pembangunan konservasi dengan pembangunan ekonomi, lingkungan dan pembangunan sosial budaya.

“CSF  ini merupakan salah satu mitra guna mewujudkan kabupaten lestari dan melibatkan beberapa stakeholder,” pungkasnya. (end/jee)