Senin, 23 September 2019


Kajari Sintang Kesal Tersangka Pungli SMAN 1 Nanga Pinoh Bebas

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 327
Kajari Sintang Kesal Tersangka Pungli SMAN 1 Nanga Pinoh Bebas

Ilustrasi. (Net)

SINTANG, SP -  Putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Pontianak yang memvonis bebas tiga tersangka dugaan kasus Pungutan Liar (Pungli) di SMA Negeri 1 Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi membuat Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sintang kesal. 

Menurutnya, putusan Senin (28/8) lalu itu seolah melegalkan pungli tiga tersangka, terdiri dari oknum Kepala Sekolah berinisial HM, dan dua orang guru berinisial MAS dan HT. Dia menilai putusan tidak sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum.

"Saya rasa putusan ini tidak mempertimbangkan hati nurani. Bayangkan siswa dipungut Rp200 ribu. Dengan total dana yang ada di laci Rp15 juta. Tapi kenapa dianggap tidak bersalah?" tanyanya, Minggu (2/9) siang. 

Menurutnya, pungutan untuk penulisan ijazah siswa, jelas Pungli. Pasalnya, pungutan diambil tanpa persetujuan Komite Sekolah. Bahkan sebenarnya penulisan ijazah sekolah ada dalam anggaran sekolah. 

"Jadi double dia menerima hasilnya. Sebab penulisan ijazah sekolah dianggaran mereka itu ada, dan mereka dapat honor dari itu. Sudah begitu dipungut lagi Rp200 ribu. Kalau tidak bayar, ijazah tidak dapat," terangnya. 

Meski begitu, pihaknya tetap menghargai putusan majelis hakim. Namun akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). Menurutnya, putusan tersebut tidak betul dan harus ditertibkan, agar tidak jadi kecurigaan di masyarakat.

"Selain mengajukan kasasi, saya juga akan melaporkan majelis itu ke Komite Yudisial. Karena kasian juga kita. Apalagi saya tahu ada yang orang tua murid yang susah cari uang, tentu itu sangat berat bagi mereka," pungkasnya. 

Sebelumnya, Satgas Saber Pungli Polres Melawi berhasil menjaring tiga orang oknum PNS SMAN 1 Nanga Pinoh melalui OTT Agustus 2018 lalu. Ketiganya terbukti melakukan pungli sebesar Rp 200.000 untuk pengambilan setiap ijazah kepada masing-masing siswa yang telah tamat dari SMAN 1 Nanga Pinoh. (pul/bls)