Rabu, 13 November 2019


KPU Minta Warga Aktif Cek Data di Posko GMHP

Editor:

Jindan

    |     Pembaca: 269
KPU Minta Warga Aktif Cek Data di Posko GMHP

Deklarasi Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (#GMHP) di halaman Kantor KPU Sintang

SINTANG, SP - KPU Kabupaten Sintang membentuk forum koordinasi pemuktahiran data pemilih dan deklarasi  posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (#GMHP) di halaman Kantor KPU Sintang, Senin (01/10) sore.

Ketua KPU Sintang, Hazizah mengatakan, pembentukan forum koordinasi pemuktahiran data pemilih dan deklarasi posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (#GMHP) merupakan bentuk tindak lanjut surat KPU RI nomor 1099 tentang penyempurnaan DPT HP 1, sebagaimana disampaikan bahwa ini bagian upaya KPU RI untuk memaksimalkan dalam rangka melindungi hak pilih dari pada warga dan masyarakat di Pemilu 2019.

"Posko #GMHP ini, memudahkan seluruh masyarakat kabupaten Sintang agar berpartispasi aktif untuk ikut mengecek kembali datanya diposko yang tersedia di KPU, PPS dan PPK masing-masing," ujarnya.

Berdasarkan hasil rapat pleno KPU, kata Hazizah, Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kabupaten Sintang berjumlah 288.316 orang.

”DPT untuk Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) bertambah sebanyak 288.316 orang,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, pada Pemilu 2019 seluruh masyarakat diharapkan memahami makna demokrasi yang sebenarnya, yakni Suara Rakyat adalah Suara Tuhan (Vox Populi Vox Dei).

"Suara rakyat adalah suara Tuhan. Harus kita jaga. Jangan sampai rakyat kita tidak bisa menggunakan hak pilihnya hanya gara-gara teknis administrasi," katanya.

Menurutnya, apabila suara rakyat kita hambat dengan penyelenggaraan Pemilu yang tertatih-tatih, tidak lancar, gangguan keamanan di sana sini, unjuk rasa, intimidasi, politik rasial,money politic di mana-mana, maka yang kita dapatkan bukan suara murni rakyat.

Oleh karennya, KPU Sintang mesti memastikan seluruh masyarakat di Kabupaten Sintang sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sehingga, tambah Jarot, pada Pemilu 2019 mendatang masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya. (Pul)