Panen Raya Padi Sawah Sungai Maram

Sintang

Editor Dede Dibaca : 139

Panen Raya Padi Sawah Sungai Maram
 Jarot Motivasi Petani Wujudkan Daerah Swasembada Beras
Ratusan  masyarakat petani yang tergabung  dalam  14  kelompok tani Desa Sungai Maram, Kecamatan Kelam Permai, melaksanakan panen raya padi sawah di Dusun Sejanji  RT 001, RW 002, kemarin.

Panen raya itu dihadiri Bupati Sintang, Jarot Winarno, didampingi  Sekretaris  Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sintang, Juwita, serta  OPD, Forkopimda Kabupaten  Sintang, serta  beberapa pejabat Forkopimcam Kecamatan Kelam Permai.

Jarot mengatakan,  ketahanan pangan di Kabupaten Sintang masih masuk dalam kategori rawan pangan.

Dengan luas wilayah hampir sama dengan Provinsi Jawa Barat dan jumlah penduduk sebanyak 410.000 jiwa serta luas lahan pertanian padi sawah yang produktif hanya sekitar 7.700 Ha, sehingga  luas lahan pertanian yang digarap para petani masih kurang.

“Sudah luas tanam  padi sawah  yang masih kurang, dengan sistem  menanamnya hampir rata-rata-rata masih satu hingga dua  kali dalam satu tahunnya di beberapa desa, dan hanya Desa Baning Panjang dan Sungai Maram, Kecamatan Kelam Permai  yang sudah mampu  tiga kali dalam satu tahun. Ini harus  perlu ditingkatkan,” tegas  Jarot.

Jarot menjelaskan, dengan sistem kemampuan petani di Dusun Sejanji, Desa Sungai Maram, Kecamatan Kelam Permai dengan jumlah sebanyak  14  kelompok tani  dan  sudah mampu melakukan  panen padi sawah tiga kali dalam setahun, merupakan suatu keberhasilan yang harus tetap dipertahankan.

Menurut Jarot,   saat  ini  angka   produktivitas  nasional pertanian padi rata-rata adalah  5-6  ton per hektare.Sedangkan data panen padi di Kabupaten Sintang, rata-rata hanya sekitar 2-3 ton per hektare.

”Inilah masalah kita, kurang luas sawah  yang ditanam, kurang sering ditanam," kata Jarot.

Sementara itu,  salah seorang perwakilan kelompok tani,  Wijiono mengatakan,  kegiatan panen raya yang dilaksanakan di Desa Sungai Maram merupakan kegiatan terakhir masa panen petani.

"Sistem yang dilakukan seperti yang digaungkan  oleh pemerintah pusat  di Jakarta  versi  panen setiap hari, yaitu  tiga kali dalam satu tahunnya. Sudah rutin  dilakukan dengan hasil yang cukup baik," tuturnya.

Dalam panen raya  padi sawah di Dusun Sejanji, Desa Sungai Maram, Kecamatan Kelam Permai, dilakukan juga temu wicara berupa dialog antara Jarot dengan para petani.

Dialog itu seputar keluhan para petani, seperti permasalahan pupuk, termasuk permasalahan alat-alat mesin pertanian (alsintan) yang masih kurang.

Jarot berharap, dengan kegiatan panen raya padi sawah serta dialog langsung dengan masyarakat petani dan kelompok tani, dapat memberikan  semangat  dan motivasi kepada  para petani padi  serta  mewujudkan Kabupaten Sintang sebagai  daerah swasembada beras. Sehingga, berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. (hms/lha)