Askiman Imbau Masyarakat Tidak Terpancing Ujaran Kebencian

Sintang

Editor Kiwi Dibaca : 121

Askiman Imbau Masyarakat Tidak Terpancing Ujaran Kebencian
DOA BERSAMA - Wakil Bupati Sintang, Askiman, menghadiri pelaksanaan doa bersama kesatuan umat damailah Indonesiaku di Gedung Pancasila, kemarin. Doa bersama serentak dilaksanakan di 400 kota di Indonesia
SINTANG, SP - Wakil Bupati Sintang, Askiman, menghadiri pelaksanaan doa bersama kesatuan umat damailah Indonesiaku di Gedung Pancasila, kemarin.

Pelaksanaan doa tersebut merupakan doa secara nasional yang serentak dilaksanakan  di 400 kota di Indonesia. Doa nasional tersebut diinisiasi oleh Jaringan Doa Nasional dan My Home Indonesia.
Di Kabupaten Sintang, doa bersama diikuti oleh ratusan  jemaat dari berbagai denominasi gereja dan ada yang berpakaian adat daerah.           

Askiman dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan doa bersama merupakan program dari Jaringan Doa Nasional, My Home Indonesia, dan Transform World Connection Indonesia serta didukung Aras Gereja Nasional.
           

“Puji Tuhan, Kabupaten Sintang bisa melaksanakan doa bersama ini di waktu bersamaan dengan kota lain di Indonesia.
Kegiatan ini sangat baik dan positif bagi umat kristiani di Indonesia dan Kabupaten Sintang ini. Mari kita doakan agar bangsa Indonesia tetap damai,” ajak Askiman.
           

Ia melanjutkan, masyarakat bangga karena bangsa Indonesia tetap damai hingga saat ini.
Berbahagialah orang yang membawa damai, kata dia, karena mereka disebut anak anak Allah.


“Saya tahu yang hadir dalam doa hari ini dengan tulus. Sebagai pengikut Kristus, kita harus mampu hidup damai dengan agama apa pun, suku apa pun. Perbedaan itu ibarat pelangi yang indah dipandang,” tuturnya.


Menurut Askiman, Yesus Kristus sudah memberikan perintah agar umat-Nya mengasihi orang lain seperti mengasihi diri kita sendiri. Bahkan ada perintah dan ajaran Yesus Kristus agar mengasihi musuh  juga. 

Perintah tersebut, imbuhnya, yang akan membuat damai kita semua.
“Mendekati pelaksanaan pemilu 17 April 2019, di luar sana ada banyak ujaran kebencian dan memancing suasana yang tidak damai. Umat kristiani jangan sampai terpancing dan ikut memperkeruh suasana. Tetap teguh menjalankan ajaran kasih," ucapnya.

Di akhir, Askiman berpesan agar masyarakat tidak larut dengan kepentingan politik dan perdebatan yang menghabiskan energi, tetapi sikapi suasana yang ada dengan bijaksana.

"Nyatakan dengan penuh kasih dan dengan kesadaran hati yang tulus untuk menyerukan damailah Indonesiaku,” pungkasnya. (hms/lha)
 

Diikuti Berbagai Denominasi Gereja


Ketua Panitia Doa bersama di Kabupaten Sintang, Pdt. Jabokser Girsang menyampaikan bahwa pelaksanaan doa bersama itu diikuti oleh jemaat Kristen dari berbagai denominasi gereja dan dari berbagai suku yang tinggal di Kabupaten Sintang.

“Kita beda suku, bahasa, dan adat, tetapi kita bisa bersatu. Terima kasih sudah hadir di sini untuk mendoakan bangsa Indonesia supaya tetap damai,” katanya. (hms/lha)