Hadiri Deklarasi ODF

Sintang

Editor elgiants Dibaca : 91

Hadiri Deklarasi ODF
TINJAU-Bupati Sintang Jarot Winarno usai melihat salah satu WC milik warga Desa Sungai Areh (HUMAS)
SINTANG,SP- Bupati Sintan, Jarot Winarno menghadiri deklarasi (ODF) “Open Defecation Free” stop buang air besar sembarangan yang di laksanakan di desa Sungai Areh Kecamatan Ketungau Hulu pada hari Sabtu (6/4/) yang lalu.

Bupati kala itu didampingi oleh kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang Harsynto Linoh, Anggota Forkompincam Ketungau Tengah, Anggota DPRD Sintang Melkianus serta perangkat desa Sungai Areh.

Bupati dalam sambutannya mengatakan desa ODF dapat terwujud apabila ada partisipasi dari seluruh masyarakat desa Sungai Areh tanpa itu semua maka menurut Jarot semua hanya akan sia-sia.

"Jadi harus ada kepedulian kita sebagai masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat untuk terwujudnya  desa ODF seperti yang kita harapkan,yaitu deklarasi yang berjanji tidak buang air besar sembarangan” ujar Jarot dalam sambutannya.

Apabila budaya BAB sembarangan tak kunjung dihilangkan atau kesadaran masyarakat rendah untuk meninggalkan budaya tersebut maka menurut Jarot penyakit akan mudah berkembang biak dengan cepat karena dibawa oleh lalat yang hinggap dikotoran tersebut lalu menempel pada makanan yang dikonsumsi manusia.

"Kalau lalat itu terbang lalu hinggap di makanan yang kita makanan itulah yang membawa ratusan kuman dan menimbulkan berbagai macam penyakit pada tubuh kita dan segala macam penyakit yang masuk ke tubuh kita jika terjadi pada anak tentu akan mengakibatkan pertumbuhan anak menjadi lamban atau yang biasa di sebut stunting” imbuhnya.

Oleh karena itu melalui deklarasi ODF Desa Sungai Areh, Jarot berharap ada perubahan pola hidup menuju kearah poloa hidup yang lebih sehat dengan cara tidak buang air besar (berak) sembarangan.

"Seperti kita ketahui bahwa di desa sungai areh ini sumber air bersih sudah ada kenapa tidak kita kelola dengan baik dengan cara membuat jamban atau wc umum sehingga mampu menurunkan hampir separuh stunting yang ada selama ini," ucapnya

Kepala Dinas Kesehatan, Harsynto Linoh, dalam sambutannya mengatakan dari 391 yang melaksanakan program ODF, Desa Sungai Areh merupakan desa pertama di Kecamatan Ketungau Hulu yang melakukan program ODF dari dari 31 Desa yang sudah melakukan program ODF oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang.

"Persoalan merubah prilaku berak sembarangan terhadap masyarakat sanggat perlu
kesabaran sejauh yang kita lakukan selama ini melalui sosialisasi dor to dor merubah pola
pikir tentang pentingnya manfaat wc dan di bantu oleh team dari desa," ujarnya.

Menurut Sinto sapaan akrabnya mengatakan semenjak dari bulan Novenber tahun 2018 lalu, dari 243 rumah yang ada di desa Sungai Areh saat ini tercatat sudah sebanyak 124 buah rumah yang memiliki wc mandiri dirumah masing-masing.

"Menurut data yang kita terima dari tenaga kesehatan dan team desa, masih ada 106 buah ruamh yang belum memiliki wc. Itu tercatat selama kurun waktu 4 bulan ini dari pertama kita melakukan kampanye program ODF dan desa Sungai Areh ini merupakan desa tercepat setelah di sosialisaikan tentang program ODF dan langsung melakukan deklarasi dalam kurun waktu kurang lebih 3 bulan," pungkasnya (hms/nak)