Upaya Sinergitas Menuju Sintang Berkualitas

Sintang

Editor elgiants Dibaca : 105

Upaya Sinergitas Menuju Sintang Berkualitas
RAPAT-Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah saat membuka rapat kerja daerah District Working Group (DWG) yang berlangsung di Balai Ruai, Selasa (9/4) pagi (HUMAS)
SINTANG, SP- Sekretraris Daerah Kabupaten Sintang, Dra Yosepha Hasnah membuka rapat kerja daerah District Working Group (DWG) kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga Kabupaten Sintang tahun 2109 yang berlangsung di Balai Ruai, Selasa ( 9/4) pagi.

Kegiatan tersebut mengusung tema melalui kampung KB sinergitas kemitraan program keluarga berencana dan pembangunan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil yang berkualitas di kabupaten sintang.

Yosepha sendiri dalam sambutannya mengatakan bahwa kebijakan pemerintah daerah Kabupaten Sintang dalam mendukung kegiatan kampung keluarga berencana ini sudah sesuai dengan visi pembangunan pemerintah Kabupaten Sintang yakni Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Sintang Yang Cerdas, Sehat, Religius dan Sejahtera serta di dukung Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dan Bersih Pada tahun 2021”.

Adapun peran pemerintah daerah Kabupaten Sintang dalam mendukung kegiatan kampung keluarga berencana yaitu peran stimulasi atau memberikan dorongan dalam kegiatan kampung keluarga berencana melalui intervensi program dan penyediaan fasilitas penganggaaran," terang Yosepha pada kesempatan tersebut

Peran lainnya lanjut Yosepha adalah pendamping  dalam hal ini melakukan upaya untuk menyertakan masyarakat dalam mengembangkan berbagai potesi sehingga mampu mencapai kualitas kehidupan yang lebih baik.

"Berbagai macam strategi yang telah di lakukan pemerintah daerah kabupaten sintang dalam mendukung kegiatan kampung keluarga berencana, yakni membangun komitmen dari berbagai pihak agar terlibat dalam kegiatan kampung keluarga berencana sekaligus melakukan koordinasi dan integritas lintas sektoral dalam perencanaan kegiatan kampung keluarga berencana," katanya

Selain itu Pemerintah Kabupaen Sintang juga terus berupaya meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan kampung keluarga berencana. Namun yang paling utama dari smeua itu menurut Yosepha adalah menumbuhkan semangat dan dedikasi tentang pengelolaan kampung keluarga berencana.

"Adapun bentuk kegiatan yang dilakukan pemerintah daerah kabupaten sintang antara lain pencanangan kampung keluarga berencana di 14 kecamatan dimana ada sebanyak 34 desa yang sudah dilaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan kampung keluarga berencana," bebernya.

Yosepha berharap, kampung keluaraga berencana di Kabupaten Sintang dimungkinkan untuk  menjadi miniatur atau gambaran dari sebuah desa yang didalamnya terdapat keterpaduaan dari program pembangunan kependudukan,dan pembangunan keluarga yang disinergikan dengan program pembangunan sektor terkait yang di laksanakan secara sistematis.

"Kampung keluarga berencana ini diharapkan dapat mendekatkan akses pelayanan kepada keluarga dan masyarakat dalam upaya mengaktualisasikan dan mengaplikasikan fungsi keluarga secara utuh dalam masyarakat, sehingga dapat menjadi wahana pemberdayaan masyarakat melalui berbagai macam program yang mengarah kepada upaya merubah sikap, prilaku dan cara berpikir mayarakat ke arah yang lebih baik," harapnya (hms/nak)

Bukan Hanya Sekedar Membatasi Kelahiran

Aida Mokhtar, perwakilan dari  DWG dan PWG Provinsi Kalimantan Barat yang hadir pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa peran serta semua pihak dalam mensukseskan program kampung keluarga berencana tidak terlepas dari apa yang saat ini dicanangkan.

"Yaitu mengimplementasikan secara utuh apa yang di maksud dengan program kampung keluarga berencana," kata Aida
Bahwa KB menurut Aida, bukan hanya sekedar merencanakan kelahiran dan membatasi kelahiran dalam keluarga akan tetapi lebih kearah yang mensejahterakan keluarga, keluarga yang mempunyai rencana untuk kehidupan yang berkualitas, dalam arti berencana secara luas ialah merencanakan sebuah keluarga yang lebih sejahtera dengan cara bagaimana mendidik, serta menberikan ilmu yang bermanfaat.

"Inilah yang nama nya pembentukan secara utuh dalam pembentukan keluarga karena yang manjadi fokus utama pembangunannya adalah pembangunan kependudukan dan pembangunan manusia melalui ketahanan keluarga serta kaikutsertaan dalam keluarga berencana," pungkasnya (hms/nak)