Jarot Minta Penyelenggara Perhatikan Durasi Waktu Mencoblos

Sintang

Editor elgiants Dibaca : 74

Jarot Minta Penyelenggara Perhatikan Durasi Waktu Mencoblos
NYOBLOS-Jarot tampak memasukan surat suara yang telah ia coblos kedalam kotak suara yang telah disediakan KPU dalam simulasi pemungutan suara yang berlangsung di Lapangan Indoor Apang Semangai, Sintang, Selasa (9/4). (HUMAS)
SINTANG,SP- Bupati Sintang, Jarot Winarno, ikut berpartisipasi dalam kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Kegiatan simulasi ini dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Sintang di lapangan Indoor Apang Semangai Sintang, Selasa (9/4).

“Simulasi ini terlihat cukup lancar menurut saya dan tahun ini kita ada keringanan-keringanan persyaratan dalam bentuk seperti A5, cuma pemrosesan A5 itu kelihatannya masih perlu dilancarkan lagi, tadi masih kurang lancar,” kata Jarot memberi penilaian usai menghadiri simulasi tersebut.

Bupati menyebutkan bahwa keringan persyaratan dalam memilih khususnya untuk pemilihan presiden. Jarot mengharapkan bahwa pada pelaksanaannya, 17 April nanti proses pemungutan dan penghitungan suara dapat berjalan dengan lancar.

 “Kita perlu memperhatikan juga bahwa masyarakat kita banyak yang tinggal di kampung,  pendidikan mereka masih rendah perlu diperhatikan secara khusus. Kadang kita yang di kota saja masih bisa keliru dalam proses pencoblosan karena surat suara yang cukup banyak jumlahnya,” pinta Jarot.

Lebih lanjut ia mengingatkan kepada seluruh petugas yang terlibat dalam penyelenggarana pemilu mendatang agar juga perlu memperhatikan durasi waktu rata-rata mencoblos dengan 5 kartu itu sekitar 4 menit per orang. Hal ini penting menurut Jarot apabila masyarakat datang beramai-ramai agar dapat terlayani dengan baik.

 “Untuk untuk masyarakat kita yang disabilitas, gangguan kejiwaan, buta huruf itu nanti akan dibantu. Tapi dengan catatan tidak diarahkan pilihannya, hanya ada pendampingan dari petugas,” katanya.

“Saya kira yang akan menjadi sangat kesulitan nanti itu menentukan memilih untuk anggota DPRD baik di tingkat provinsi sampai ke kabupaten karena yang tertera di surat suara itu hanya nama dan nomor jadi saya juga menghimbau kepada para caleg agar mensosialisasikan ini kepada masyarakat secara gencar mengenai pilihan nomor partai dan nomor urut caleg,” lanjutnya lagi.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sintang, Hazizah menyebutkan bahwa proses simulasi yang telah berlangsung dari pagi hingga siang itu berjalan dengan baik dan lancar. Ia mengharapkan demikian pula nantinya pada pelaksanaan di 17 April di semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Sintang.

 “Sejauh ini proses simulasi berjalan dengan lancar. Kita melibatkan petugas petugas dari KPPS yang memang nantinya akan terlibat pada saat pelaksanaan di TPS masing-masing,” kata Hazizah. 

Simulasi ini sendiri menurutnya sengaja dibuat sesuai dengan kenyataan yang mungkin terjadi pada 17 April mendatang, mulai dari spec TPS, atribut TPS, termasuk petugas pelaksana dan juga para pengawas dari Bawaslu.

 “simulasi ini diikuti oleh 150 orang undangan dari berbagai kalangan masyarakat. Kita harapkan kondisi yang kondusif dan lancar ini dapat juga berlangsung pada pelaksanaannya nanti,” harapnya (hms/nak) 

Komentar