Senin, 23 September 2019


Muncikari Sudah Lama Lakoni Pekerjaan

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 94
Muncikari Sudah Lama Lakoni Pekerjaan

AMANKAN- Polres Sintang saat menunjukan para pelaku yang berhasil diamankan. Satu dari tiga pelaku adalah kasus protitusi online dua lainnya adalah kasus narkoba.

SINTANG, SP- Heboh prihal prostitusi online yang melibatkan para artis hingga pejabat telah beberapa kali terungkap. Namun kondisi ini nyatanya tak membuat para pelaku menjadi takut, nyatanya prostitusi online juga terjadi di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Hal ini terungkap dari hasil yang ditemukan oleh Polres Sintang, bisnis esek-esek yang memamfaatkan media sosial ini ternyata benar adanya dan terjadi di bumi Senentang. Dalam pengungkapan ini Polres Sintang berhasil mengamankan seorang pelaku.

Kapolres Sintang, AKBP Adhe Haryadi mengungkapkan praktik prostitusi online berhasil di ungkap pihaknya di salah satu hotel ternama di Kabupaten Sintang, Selasa (14/5) kemarin sekitar pukul 21.43 Wib.

Dalam kasus ini, polisi berhasil mengamankan F. seorang pria asal Kampung Ladang di salah satu hotel yang ada di Kota Sintang lengkap dengan barang bukti hasil penangkapan.

“Untuk sekali kencan mucikarinya mematok Rp1.000.000- Rp3.000.000 yang harus di tebus oleh pria hidung belang,” ungkap Kapolres dalam pres rilisnya kepada awak media di Sintang, Kamis (16/5).

Menurut Kapolres pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya laporan masyarakat yang berhasil diterima pihaknya. Tak mau berlama-lama pihaknya pun langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Pelaku sebenarnya sudah lama menjadi target operasi (TO) kita di Sintang ini. Kita pancing pelakunya menggunakan WhattApps dan di situlah kita melakukan penangkapan,” terangnya.

Lebih lanjut AKBP Adhe Haryadi mengatakan mucikari yang berhasil diamankan pihaknya mendapat imbalan sebesar Rp300.000 dari setiap transaksi sebagai balas jasa karena memfasilitasi antara pria hidung belang dengan pelanggan.

“Modusnya menggunakan WhattApps dimana pelaku juga mendapatkan keuntungan 300 ribu sekali transaksi. Kita juga mengamankan barang bukti berupa handphone, uang tunai juga pakaian dalam wanita, “bebernya.

Sementara itu dari pengakuan F dirinya sudah lama melakukan jasa bisnis haram ini di Kabupaten Sintang. Bahkan dari hasil bisnisnya tersebut pria asal Sintang ini mengaku sudah banyak korban wanita yang ia rekrut.

“Saya sudah lama kerja kaya gini bang, dulu sempat off sekarang lanjut lagi karena hasilnya lumayan lah,”kata F saat diwawancarai.  (nak)

Dewan Beri Aprsiasi

Berhasil diungkapnya kasus prostitusi online yang tejadi di Kota Sintang oleh Polres Sintang membuat sejumlah pihak angkat bicara. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Welbertus mengapresiasi pihak Kepolisian khususnya Polres Sintang atas pengungkapan kasus prostisusi online yang terjadi di salah satu hotel ternama di Kabupaten Sintang.

“Saya mengapresiasi kinerja Polres Sintang terkait pengungkapan kasus prostisusi online. Saya berharap pihak kepolisian segera melakukan tindakan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi apalagi dibulan penuh berkah seperti ini,” ujarnya.

Welbertus berharap Polres Sintang bisa mengusut tuntas kasus tersebut hingga tidak lagi tindakan tak terpuji yang mencemarkan nama baik kota berjulukan Bersemi ini. Menurutnya bisa saja pelaku protitusi online tidak hanya melibatkan yang saat ini sudah berhasil diamankan. Karena tidak menutup kemungkinan masih ada para pelaku lain yang belum terdeteksi.

Oleh karena itu, Wilbertus berharap aparat bisa benar-benar mendalami kasus ini agar di kemudian hari tidak ada hal serupa yang terjadi di Wilayah Kabupaten Sintang.

“Saya berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas, karena mungkin saja yang ditangkap ini bukanlah otak kejahatan sesungguhnya,” kata Welbertus. (nak)