Sintang Siapkan Empat Desa Mandiri

Sintang

Editor elgiants Dibaca : 98

Sintang Siapkan Empat Desa Mandiri
DESA MANDIRI - Salah satu pemandangan desa yang berada di kaki bukit Kelam Sintang. Menjawab tantangan akan hadirnya desa mandiri saat ini setidaknya empat desa di Sintang telah dipersiapkan.
SINTANG, SP – Kabupaten Sintang adalah salah satu Kabupaten terluas yang ada di Kalimantan Barat dengan 14 kecamatan dan 391 desa. Namun jumlah desa yang besar ini belum juga mampu menghadirkan desa mandiri di Sintang.

Sementara itu Gubernur Kalbar yang belum genap setahun di lantik, Sutarmidji dalam berbagai kesempatan selalu menegaskan komitmennya untuk membagun sebanyak mungkin desa mandiri di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Menyikapi komitmen Gubernur ini, Sintang juga harus bergerak cepat, hingga saat ini setidaknya sudah ada empat desa yang berpotensi menajdi desa mandiri disiapkan. Desa tersebut antara lain, Desa Kebong, Sungai Ana, Pagal Baru dan Gurung Kempadik.

Jumlah tersebut tentu masih sangat jauh dari banyak jika dilihat dari jumlah keseluruhan desa yanga da di Sintang. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sintang, Herkolanus Roni mengatakan keempat desa itu diusulkan naik status karena berdasarkan penilaian Indeks Desa Membangun (IDM) yang telah dilakukan, keempatnya mampu meraih skor untuk berada di kategori desa mandiri.

“Dua desa sudah tuntas dan sudah ditetapkan menjadi desa mandiri. Dua desa itu meliputi desa Sungai Ana dan desa Kebong.
Sementara desa Pagal Baru dan desa Gurun Kempadik masih dalam tahap penilaian oleh tim dari kementrian desa dan pemerintah propinsi Kalbar,” jelas Roni belum lama ini.

Ia menyebut keempat desa yang disipakan ini masing-masing memiliki penilian tersendiri untuk ditetapkan menjadi desa mandiri. Penilaian tersebut mencakup beberapa aspek seperti lingkungan, sosial, ekonomi dan pendidikan.

“Tugas kita kabupaten hanya melengkapi apa saja yang dianggap masih kurang. Penetapannya nanti diatur keputusan menteri. Tidak hanya Sintang saja, karena penilaian ini skalanya nasional,” ucapnya.

Selain itu kata Roni Desa mandiri sangat penting sebab dari situlah Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan barometer pembangunan di desa tersebut. Namun demikian ia mengakui untuk melahirkan desa mandiri butubh perjuangan ekstra karena sangat sulit, disamping itu masih banyak permasalahan di masing-masing desa yang harus di tuntaskan salah satunya terkait infrastruktur.

“Harapan kita dengan banyaknya desa-des mandiri yang bermunculan kedepan bisa meningkatkan kesejahtraan masyarakat desa,” pungkasnya. (nak)