Sabtu, 21 September 2019


Sintang Raih Opini WTP ke-7 Kalinya

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 91
Sintang Raih Opini WTP ke-7 Kalinya

TERIMA WTP - Bupati Sintang, Jarot Winarno, Ketua DPRD Sintang, Jefray Edward dan Kepala BPK RI Perwakilan Kalbar, Joko Agus Setyono seusai penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2018 di Kantor BPK RI K

SINTANG, SP - Bupati Sintang, Jarot Winarno di damping Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward menerima penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2018 yang di serahkan langsung Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Barat, Joko Agus Setyono di Kantor BPK RI Perwakilan Kalbar Jalan Ahmad Yani Pontianak, Selasa (28/5/19) pagi.

Penyerahan ini sekaligus menandai Kabupaten Sintang kembali mendapatkan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang ke-7 kalinya.

Di temui usai acara, Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan dirinya sangat bersyukur Kabupaten Sintang kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian ke-7 kalinya dari BPK RI. 

Menurutnya WTP yang diperoleh sebagai salah satu bentuk hasil dari sinergitas, baik itu antar jajaran pemerintah daerah dalam ruang lingkup Organisasi Perangkat Daerah dan juga sinergitas pemerintah daerah bersama pihak legislatif yang sangat baik untuk pembangunan Kabupaten Sintang.

“Alhamdulillah kita masih mendapat opini WTP yang ketujuh kali, tetapi tentu seperti pesan kepala perwakilan BPK tadi bawa yang sudah WTP itu masih banyak aspek-aspek yang perlu disempurnakan terutama manajemen aset temuan-temuan di berbagai kegiatan pembangunan, lalu dana BOS dan lain sebagainya lah,” ungkap Jarot.

Jarot berharap dengan mendapatkan WTP kembali, maka hal itu diharapkan terus menjadi penyemangat bagi  jajaran pemerintah daerah untuk lebih giat lagi bekerja dalam mewujudkan pembanguan yang lebih baik di Kabupaten Sintang dan terus berupaya memperbaiki apa-apa yang menjadi masukan dari BPK RI.

“Jadi meskipun kita sudah mendapatkan ketujuh kalinya tetapi kita berusaha terus memperbaiki. Mudah-mudahan opini WTP Ini bisa memberikan semangat bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang lebih giat bekerja,” tutup Jarot.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jeffray Edward sangat memberikan apresiasi atas kembalinya Kabupaten Sintang mendapatkan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ketujuh kalinya dari BPK RI. Untuk itu Jeffray meminta agar hal tersebut bisa terus di pertahankan dan menjadi motivasi untuk terus memperbaiki apa-apa yang menjadi kekurangan dan masukan dari pada BPK RI.

“Kita sangat bersyukur sekali kita hari ini boleh mendapatkan WTP lagi untuk yang ketujuh kali, ini harapan kita bahwa kita dapat mempertahankan, kemudian apa yang masih kurang dalam penyelenggaraan administrasi agar tetap diperbaiki sehingga kedepan hasil yang kita dapatkan hari ini bisa terus berlanjut,”pesan Jefray.

Jefray berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang terus membenahi sistem administrasi terutama dalam temuan LHP BPK agar dapat di tindak lanjuti. Kendati demikain dirinya melihat Pemerintah Kabupaten Sintang sudah berusaha untuk memberikan monitoring terhadap anggaran dengan baik dan tentunya dengan mengusahakan semua rekomendasi dari BPK bisa ditindaklanjuti dan diselesaikan.

“Saya melihat dalam tindakan daripada inspektorat terutama leading sektor untuk pengawasan di Pemerintah Kabupaten Sintang, kita sebagai DPRD melihat apapun yang menjadi temuan- temuan yang direkomendasikan BPK ini selalu ditindaklanjuti selalu disurati kepada seluruh dewan yang ada terutama untuk DPRD,”pungkasnya. (nak/hms)

Jangan Berpuas Diri

Salah satu mahasiswa asal Kabupaten Sintang, Apriyan mengapresiasi atas kembalinya Kabupaten Sintang memperoleh predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk yang ketujuh kalinya.

Namun demikian, Apriyan mengingatkan agar Pemerintah Kabupaten tidak cepat berpuas diri. Mendapatkan Opini WTK kata Apriyan tentu juga memiliki berbagai catatan yang harus diselesaikan dan ini menurutnya yang terpenting.

“Meski WTP, kan tetap ada catatan-catatan, nah itu harus bisa diselesaikan dan ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Butuh kerjasama antar intansi di lingkup pemeritahan Kabupaten Sintang,” ujar Apriyan di Pontianak, Selasa (28/5).

Menurut Apriyan WTP bukan satu-satu penanda bahwa satu daerah sudah lebih baik kendati memang katanya WTP ini sangat penting sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah suatu daerah.

“Saya rasa demikian, WTP bukan bearti kita sudah terbaik, PR pembangunan sangat banyak di Sintang, kita berharap satu persatu bisa dituntaskan, seperti soal infrastruktur, ekonomi masyarakat, masalah tambang elegal dan banyak lagi persoalan-persoalan lain,” katanya.

“Semogalah para pemimpin kita di Kabupaten Sintang selalu diberi kesehatan dan selalu di buka pintu hatinya untuk bisa dan terus mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan,” tutupnya. (nak)