Kamis, 19 September 2019


Askiman Ajak Jaga Persatuan Lewat Semangat Olahraga

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 177
Askiman Ajak Jaga Persatuan Lewat Semangat Olahraga

BERSIAP - Wakil Bupati Sintang, Askiman bersiap melakukan service bola voli pada pembukaan Nanga Mau Cup dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-74 tahun dalam acara pembukaan yang berlangsug di lapangan sepak bola Nanga Mau, Kecamatan Kayan Hilir, Rabu

SINTANG, SP - Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka turnamen sepak bola dan bola volly Nanga Mau Cup dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-74 tahun dalam acara pembukaan yang berlangsung di lapangan sepak bola Nanga Mau, Kecamatan Kayan Hilir, Rabu (7/8) sore.

Askiman dalam sambutannya, menyebut olahraga rakyat seperti sepak bola dan bola voli merupakan pemersatu ditengah masyarakat. Dalam olahraga tidak ada agama atau suku apapun, semua melebur jadi satu dalam uforia kebersamaan, terlebih lagi pada kesempatan ini kegiatan diadakan untuk memeriahkan dan menyambut peringatan hari kemerdekaan RI yang ke-74 tahun.

“Olah Raga seperti yang kita ketahui merupakan pemersatu bagi setiap orang maupun masyarkat, dengan olah raga kita bisa berkumpul dan bersilahturahmi serta bertatap muka secara langsung antara sesama baik tua, muda dan semua kalangan masyarakat,” kata Askiman dihadapan warga yang memenuhi lapangan sepak bola Nanga Mau.

Rasa syukur menyambut dan memperingatai kemerdekaan menurut Askiman selalu mampu dirasakan dan dimaknai oleh semua lapisan masyarakat. Moment bersejarah ini tidak pernah sekalipun dilewati tanpa kegiatan yang penuh kebersamaan dan kecerian baik di tingkat RT, Desa, Kecamatan, Kabupaten bahkan sampai ke pusat, tak terkecuali kantor intansi pemerintah, swasta dan sekolah yang juga acap kali mengadakan perlombaan.

“Seperti kita ketahui pada bulan Agustus ini merupakan moment bersejarah bagi semua rakyat indonesia tidak luput juga bagi kita semua dan warga Nanga Mau Kecamatan Kayan ini,” imbuhnya.

Ungkapan rasa bahagia menyambut perayaan kemerdekaan lanjutnya selalu mampu dituangkan oleh masyarakat dalam berbagi rupa kegiatan yang menarik dan unik sebagai ungkapan kecintaan terhadap tanah air dan semangat nasionalisme mengenang jasa para pahlawan bangsa.

“Untuk kita yang sadar akan makna bulan Agustus yang mana merupakan bulan kemerdekaan bagi seluruh rakyat indonesia tidak lupa kita turut dan ikut memeriahkannya dengan berbagai kegiatan dalam menyambut HUT RI yang ke-74 ini dengan suka cita bersama seperti yang kita laksanakan pada hari ini yakni mengadakan pertandingan sepak bola dan bola voli,” ucapnya.

Askiman pun berpesan kepada segenap masyarakat Nanga Mau agar dalam pertandingan nantinya selalu menjunjung tinggi sportifitas ditengah lapangan. Menurutnya semangat merayakan kemerdekaan harus berbanding lurus dengan semangat menjaga kekompakan, kebersamaan dan menjaga sportifitas.

“Dalam menyambut hari kemerdekaan ini mari kita membangun diri kita dari berbagai aspek, baik dari aspek sosial, ekonomi, serta aspek budaya. Ini bertujuan dalam membangun Indonesia yang lebih baik, maju, dan unggul dalam semua bidang,” tandasnya. 

Sementara itu, ketua panitia Nanga Mau Cup tahun 2019, Matius Akun, dihadapan Wakil Bupati Sintang, Askiman menyampaikan laporannya terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Semua pihak, baik pihak pemerintahan Kecamatan Kayan Hilir dan masyarakat Kayan Hilir ini, seperti tahun-tahun yang telah lalu setiap bulan Agustus selalu mengadakan turnamen seperti ini. Inilah bentuk kecintaan kami dalam menyambut hari kemerdekaan,” ujar Akun.

Menurutnya turnamen ini hanya diperuntukan khusus masyarakat di lingkungan Kecamatan Kayan Hilir saja dengan jumlah peserta dari tim sepak bola sebanyak 33 tim/club yang mendaftar. Sedangkan untuk bola voli putra sebanyak 22 tim/club dan bola volly putri sebanyak 20 tim/club.

“Kegiatan pertandingan ini di perkirakan memakan waktu kurang lebih satu bulan yakni dari tanggal 7 sampai 26 Agustus 2019,” katanya. (hms/nak)

Momentum Refleksi 

Salah satu mahasiswa asal Sintang, Apriyan mengatakan momentum menyambut peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus selalu mampu dirayakan oleh seleuruh lapisan masyarakat, tak terkecuali di Kabupaten Sintang.

“Kalau masyarakat di desa itu umumnya tidak jauh dari pertandingan sepak bola, bola voli dan sejumlah pertandingan olahraga lainnya. Biasa memakan waktu hingga satu bulan penuh dan bisa lebih,” papar Apriyan.

Selain itu pada hari puncak yakni tanggal 17 Agustus biasanya di pusat ibu kota Kecamatan akab berlangsung berbagai perlombaan dan hiburan rakyat, mulai dari lomba panjat pinang, balap kelereng, tarik tambang, tangkap bebek dan lain-lain.

“Ya kita bersyukurlah masyarakat selalu mampu memaknai dan merayakan peringatan hari kemerdekan. Tidak semua negara bisa merasakan momen seperti ini, terutama negara yang tidak mengalami masa penjajahan dan perjuangan merebut kemerdekaan,” imbuhnya.

Hal penting menurut Apriyan adalah bagaimana momentum peringatan kemerdekaan mampu dijadikan sebagai refleksi bagi masyarakat untuk melihat ke belakang dan menatap ke depan sehingga tidak habis dalam uforia semata.

“Ini yang penting sebenarnya, sehingga ada titik tolak yang dirasakan, bagaimana mengenang jasa para pahlawan dan kemudian berkomitemn untuk mewujudkan mimpi-mimpi mereka. Selama ini kita kadang sibuk bertikai soal suku, soal agama dan lainnya. Kita lupa bahwa para pahlawan dulu tak pernah melihat perbedaan itu,” tutupnya. (nak)