Kamis, 19 September 2019


Forkopimda Sintang Gelar Berbagai Lomba 17-an

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 63
Forkopimda Sintang Gelar Berbagai Lomba 17-an

FOTO BERSAMA – Forkopimda dan peserta lomba panjat pinang berfoto bersama usai lomba di di Lapangan Sepakbola Kodim 1205 Sintang, Minggu (18/8). Ist

SINTANG, SP – Forkopimda Kabupaten Sintang menggelar berbagai lomba dalam rangka HUT Republik Indonesia ke-74 di Lapangan Sepakbola Kodim 1205 Sintang, Minggu (18/8). Kegiatan itu dibuka Ketua Pengadilan Negeri Sintang, Yogi Dulhadi. Acara ini turut dihadiri Bupati Sintang Jarot Winarno, Ketua DPRD Sintang, Dandim 1205 Sintang, Sekda Sintang, Kalapas Sintang, Forkopimda, Pimpinan OPD, Tokoh Agama, tokoh masyarakat, serta para undangan.

Salah satu lomba yang digelar adalah lomba panjang pinang. Panita menyiapkan dua batang pinang sebagai arena lomba. Hadiah dengan total jutaan rupiah menanti mereka. Tak heran jika kelompok peserta sangat  antusias dan bahu-membahu memanjat pinang setinggi sekitar delapan meter itu, meski harus berlumur oli.

Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Negeri Sintang, Yogi Dulhadi menyatakan kegiatan lomba panjat pinang ini selain mewujudkan masyarakat yang sehat, juga sebagai wujud melestarikan tradisi  dan budaya di bidang olahraga.

“Apalagi panjat pinang ini sebagai salah satu bentuk olahraga merakyat yang sangat digemari masyarakat, dan panjat pinang ini sejak dulu selalu dinanti, setiap peringatan HUT Kemerdekaan,” katanya.

Yogi Dulhadi menjelaskan olahraga panjat pinang ini selain sebagai permainan, juga sebagai latihan fisik, sekaligus menjadi ajang untuk bersenang-senang dan hiburan bagi masyarakat.

“Perlombaan ini harus kita sukseskan agar dapat membawa dampak positif  bagi pembinaan olahraga di daerah, dan lomba ini juga sebagai ruang nostalgia bagi  generasi tua dan bagi generasi muda untuk berekspresi secara positif di tengah kehidupan yang semakin modern ini,” katanya.

“Generasi muda kita harus terus kita bina agar tidak terjerumus kepada tindakan negatif, seperti seks bebas, narkoba, tawuran, yang saat ini masih menjadi permasalahan yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia,” tegas Yogi Dulhadi.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba, Pinarto menjelaskan lomba panjat pinang yang terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok umum yang diikuti enam kelompok dengan anggota tujuh orang, dan kelompok anak-anak diikuti satu kelompok dengan tujuh peserta.

“Kita berharap agenda serupa bisa jadi acara tahunan,” kata Pinarto yang juga Kepala Bidang Olahraga di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sintang ini. (ril/bls)