Minggu, 20 Oktober 2019


Bupati Tinjau Pembangunan Jalan Desa Rarai

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 56
Bupati Tinjau Pembangunan Jalan Desa Rarai

TINJAU. Bupati Sintang, Jarot Winarno meninjau progres pengerjaan ruas jalan yang menghubungkan Desa Rarai menuju Desa Sarai, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Rabu (11/9).

SINTANG, SP - Bupati Sintang, dr .H. Jarot Winarno,M.Med PH.meninjau progres pengerjaan ruas jalan yang menghubungkan Desa Rarai menuju Desa Sarai, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Rabu (11/9). Jalan ini merupakan jalan poros menuju Kabupaten Sintang.

Turut mendampingi bupati, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Ir. Murjani MT, Kepala Bidang Pekerjaan Jalan (PU) Suryadi, serta kontraktor pengerjaan jalan yakni CV Linoh Perkasa. 

Bupati mengatakan pengerjaan jalan ini mengunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Apirmasi yang mampu memberikan manfaat terbesar bagi semua dan masyarakat sekitar Desa Rarai dan Desa Sarai.

“Dari Dana Alokasi khusus (DAK) pada tahun ini terdapat enam tempat dalam progres pengerjaan jalan dan salah satunya ruas jalan ini. Ini termasuk dana yang murah yang hanya menelan biaya Rp1 miliar,” katanya.

Menurut Jarot, pengerjaan jalan dengan dana yang murah ini mampu membuka konektifitas antara Desa Rarai ke Desa Sarai maupun desa yang ada di sekitarnya, yang mana jalan ini mampu memberikan kemudahan bagi warga dalam melakukan aktifitas sehari hari. 

“Jalan sepanjang sepanjang tujuh kilometer ini dikerjakan selama tiga bulan, adapun bentuk pengerjaannya pengerasan serta pelebaran badan jalan.  

“Jalan ini merupakan jalan poros menuju Kabupaten Sintang, dampak dari proyek pengerjaan jalan ini sanggat bagus dan terbaik, menginggat semua warga masyarakat sudah pasti melewati jalan poros ini untuk memudahkan jalur konektifitas menuju Kabupaten Sintang,” katanya.

Sebelum dibukanya jalan poros ini, masyarakat selalu mengunakan jalan yang lama yakni memutar melewati Desa Melayang Sari ataupun Desa Lebak Ubah yang memakan waktu cukup jauh. Dengan dibukanya jalan ini warga bisa menghemat waktu lebih cepat kurang lebih satu jam dan bisa memangkas jarak tempuh sejauh 15 kilometer.

Apin Hamjahudin, Kepala Desa Rarai sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada pemerintah daerah karena telah merealisasikan progres pengerjaan jalan ini.

“Saya dan juga masyarakat menyambut dengan suka cita atas dibukanya kembali akses jalan ini, menggingat jalan ini sangat mempermudah kami melakukan aktifitas sehari-hari karena jalan ini sangat dekat bagi desa kami menuju kota,” katanya.

Apin menambahkan, seperti yang kita ketahui, jalan yang menghubungkan Desa Rarai menuju Desa Sarai ini merupakan jalan nasional yang melewati Desa Bonet Lama dan akses jalan ini sudah kurang lebih 20 tahun tidak digunakan oleh masyarakat karena badan jalan sudah sangat rusak dan tidak terawat, sehingga masyarakat jarang mengunakan jalan ini. (hms)