Selasa, 15 Oktober 2019


Jarot: TNI Mesti Tangguh di Perang Dunia Maya

Editor:

elgiants

    |     Pembaca: 36
Jarot: TNI Mesti Tangguh di Perang Dunia Maya

HUT TNI - Bupati Sintang, Jarot Winarno saat menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-74 di Lapangan Makorem 121 Alambhana Wanawai, Sabtu (5/10).

SINTANG, SP - Bupati Sintang, dr. Jarot Winarno, M.Med.PH mengatakan, TNI yang profesional adalah TNI yang tidak hanya mampu menjaga kedaulatan dan tangguh di medan perang, tapi juga mengantisipasi dan mengatasi segala bentuk ancaman proxy war (perang proxi) dan cyber war (perang dunia maya) yang menjadi ancaman nyata bangsa saat ini.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-74 di Lapangan Makorem 121 Alambhana Wanawai, Sabtu (5/10) kemarin. 

“Kita harapkan prajurit TNI tidak hanya tangguh dalam perang nyata, tapi juga tangguh dalam perang dunia maya, sehingga betul-betul jadi TNI yang professional,” ujarnya.

“Saya selaku Bupati Sintang mengucapkan Selamat Ulang Tahun TNI ke-74. TNI profesional kebanggaan rakyat,” tambahnya.

Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-74 dipimpin langsung oleh Kepala Staf Korem 121 Alambhana Wanawai Sintang, Kol. Inf. Marzuki.

Pada kesempatan itu disematkan pula tanda kehormatan dan pemberian piagam kepada tiga prajurit TNI Korem Sintang. Tanda kehormatan Bintang Eka Paksi kepada Lettu.Inf. Mestari, kemudian tanda kehormatan Satyalencana Kesetiaan XVI Tahun kepada Serma Rusydi G dan Satyalencana Kesetiaan VIII tahun kepada Praka Alexander Tamba.

Kepala Staf Korem 121 Alambhana Wanawai Sintang, Kol. Inf. Marzuki membacakan amanat Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Dalam amanat tersebut, pimpinan TNI mengingatkan akan adanya perang dalam dunia cyber yang menuntut kecakapan para prajurit TNI di seluruh Indonesia untuk menyikapinya.

“Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang. Sebagai contoh perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Konsep ini mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu, karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai,” papar Marzuki.

“Dalam melaksanakan tugas pokoknya, TNI harus bahu-membahu dan bersinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya. Berbagai kekuatan yang bersatu itu akan menghasilkan energi yang luar biasa bagi kemajuan bangsa,” pesannya lagi.

Peserta upacara ini, terdiri dari sejumlah satuan di lingkungan Korem 121 Alambhana Wanawai Sintang. Selain itu tampak ikut serta dalam barisan perwakilan dari satuan Polres Sintang, sejumlah pelajar dan mahasiswa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, ketua DPRD Sintang, Florensius Roni dan Wakil Ketua DPRD Sintang, Jeffray Edward serta sejumlah tokoh masyarakat Sintang. (hms)