Minggu, 22 September 2019


Yessy Melania, Srikandi Cantik Asal Kalbar yang Akhirnya Melenggang Ke Senayan

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 4250
Yessy Melania, Srikandi Cantik Asal Kalbar yang Akhirnya Melenggang Ke Senayan

Yessy Melania, Caleg DPR RI Terpilih dari Partai Nasdem di Dapil II Kalbar. Ia adalah putri dari Panji, Bupati Melawi

Siap Perjuangkan Pembangunan di Perhuluan Kalbar

Namanya mungkin tak terlalu dikenal masyarakat Kalbar, sebelum kemudian menyatakan ikut maju dalam pencalegan tingkat DPR RI. Bertarung dari Dapil Kalbar II, Dapil yang kerap disebut sejumlah orang sebagai dapil neraka karena begitu banyaknya tokoh politik Kalbar dan bersaing dengan sejumlah mantan bupati dari berbagai kabupaten.

Yessy Melania, akhirnya berhasil membuktikan bahwa ia pun meraih kepercayaan rakyat hingga kemudian mampu meraih satu kursi DPR RI.

Maju dari Partai Nasdem, Yessy yang merupakan putri sulung Bupati Melawi, Panji, berdasarkan hasil pleno rekapitulasi suara tingkat Provinsi Kalbar berhasil mengumpulkan suara pribadi 63.817 suara.

Nasdem di Dapil Kalbar II pun mengunci satu kursi DPR RI setelah meraih peringkat kedua perolehan suara di bawah PDI Perjuangan. Ia pun menjadi satu-satunya srikandi asal Kalbar yang melenggang ke senayan.

Ditemui di Rumah Jabatan Bupati Melawi, baru-baru ini, Yessy menyampaikan rasa syukurnya usai terpilih menjadi salah satu caleg yang bisa lolos ke DPR RI.

“Saya wajib menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kalbar, utamanya dari daerah pemilihan dua yakni Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu. Terima kasih doa, dan dukungan secara moril, baik berupa ide, gagasan dan pilihan suaranya secara khusus untuk masyarakat Melawi,” katanya dengan senyum sumringah.

Yessy menjelaskan, apresiasi dirinya pada masyarakat Melawi tak terlepas dari fakta bahwa dukungan dan suara pemilihnya didominasi pemilih Melawi hingga 60 persen. Ia pun menegaskan, siap memperjuangkan, mengabdikan diri untuk lima kabupaten ini di parlemen nanti.

“Saya mohon doanya untuk masyarakat Kalbar, khususya para senior-senior untuk membimbing saya. Karena saya orang baru, orang muda yang perlu belajar juga sehingga terbiasa di dunia politik. Doa yang paling utama untuk saya agar bisa bekerja dengan baik dan maksimal berkontribusi untuk dapil saya, Kalbar II serta bekerja sesuai tupoksi,” ucapnya.

Istri dari Agustinus Sabino ini juga mengatakan akan berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan pembangunan di Kalbar, khususnya di wilayah timur. Yessy yang sudah berkeliling ke ratusan daerah sepanjang masa kampanye sudah melihat dan merasakan langsung bagaimana kondisi infrastruktur di Kalbar, utamanya pada daerah-daerah pedalaman. Ia menilai masih perlu begitu banyak suntikan dana pusat untuk membangun Kalbar.

“Poin utama kita adalah infrastruktur. Saya juga secara pribadi ketika berjalan ke daerah-daerah, bukan hanya pengamat, tapi juga pelaku. Bahwa masih minimnya sentuhan tangan pemerintah daerah, provinsi maupun pusat,” katanya.

Dikatakan Yessy, ia juga akan bekerja maksimal, menjalin komunikasi dan relasi dengan berbagai pihak, baik Pemda maupun Pusat. Soal penempatan Komisi di DPR RI, ia pun menyerahkannya pada partai. “

Kita siap ditempatkan di komisi berapapun. Misalnya di Komisi kesehatan, saya siap, karena toh di Kalbar lihat dari data statistik, tingkat kesehatan masyarakat kita masih jauh dibawah standar. Kalau pun diletakkan di komisi pendidikan, saya siap, karena persoalan pendidikan kita cukup banyak masalah,” katanya.

Terpilihnya Yessy Melania sebagai satu-satunya caleg perempuan asal Kalbar yang menembus DPR RI tak terlepas dari tangan dingin sang ayah sekaligus Bupati Melawi, Panji. Mengingat dalam berkunjung ke sejumlah daerah untuk berkampanye, diketahui sang ayah juga ikut turun langsung mendampingi. Panji dalam wawancara bersama awak media, baru-baru ini mengatakan raihan yang diperoleh Yessy tak didapat dengan mudah. Mereka harus turun berjuang, mendatangi langsung kampung demi kampung untuk bersosialisasi untuk memaparkan visi misi dan harapan bila nantinya Yessy terpilih menjadi anggota DPR RI.

“Kami hanya biasa-biasa sosialiasi, berikan pendidikan politik. Memang kerja keras di lima kabupaten ini. Hasil ini adalah kepercayaan rakyat. Saya bangga masyarakat dengan pemilu seperti saat ini, masih bisa memberikan suaranya, kepercayaannya pada caleg yang biasa-biasa,” ujarnya.

Sang ayah pun berharap, Yessy bisa mengemban tugas dengan baik. Panji bahkan sudah meminta anaknya untuk belajar, termasuk regulasi yang ada di pemerintah pusat. Ia juga memberikan penjelasan, mengapa Yessy tak terlebih dahulu maju dari kabupaten atau DPRD tingkat provinsi dan langsung ke pusat, mengingat Yessy belum dikenal sama sekali.

“Catatan saya sebenarnya, DPRD itu tidak ada atasan dan bawahan. DPRD Provinsi bukan atasan bagi DPRD Kabupaten. Begitupula DPR RI, bukan atasan Provinsi. Makanya tak ada isitilah kalau mau ke pusat, harus kabupaten dulu, provinsi dulu,” katanya.

Menurut Panji, siapapun yang merasa mampu dan punya peluang, berjuanglah. Kader daerah, terobosannya langsung ke pusat menjadi salah satu bentuk perjuangan pembangunan melalui dunia politik.

“Kader-kader kita yang bisa diorbitkan di daerah, entah Nasdem atau partai lain, ya di daerahlah. Yang kira kira punya peluang ke pusat ya kita dorong ke pusat. Ini bukan soal atasan bawahan, soal egoisme, apalagi sombong,” ujarnya.

Kekurangan orang, menurut Panji, pastilah ada. Namun, harus diimbangi dengan belajar dan bekerja keras. Memelihara amanah masyarakat dengan baik. Lama-lama juga bisa seperti dewan yang lain. (eko)







  •