Eiger: Tugas Saya Terus Berlatih, Demi Hasil Terbaik

Sport

Editor sutan Dibaca : 1085

Eiger: Tugas Saya Terus Berlatih, Demi Hasil Terbaik
Ketua Umum KTI Kalbar mengangkat tangan petinju binaan Sukadana Boxing Camp (SBC), Eiger Lamandau. (SP/Ist)
SINTANG- SP- Petinju binaan Sukadana Boxing Camp (SBC), Eiger Lamandau sukses mendapatkan sabuk emas Ketua Umum KTI Kalbar. Setelah, Eiger mengkanvaskan petinju Malaysia, Amirul Fadzly Pendi, ronde ke tiga,  pada pertarungan Tinju Internasional Kelas Bulu 57 Kg, di GOR Baning, Sintang, Minggu (18/12) live match pukul 01.00 WIB.  

Petinju Malaysia yang merupakan anggota Tentara Diraja Malaysia  (TDM) ini, tumbang dan tidak sanggup melanjutkan pertarungan usai mendapat straight kanan telak di wajah.
 

“Walau pertama kali ketemu, saya sudah bisa membaca pola menyerang Amirul. Ia petinju bagus, namun belum bisa menunjukkan performa yang stabil. Sejak pertengahan ronde pertama, saya sudah melihat kelemahan tersebut,” kata Eiger.  
Eiger pun berjanji akan terus mengasah kemampuannya. Dia menyerahkan masa depannya kepada para pelatih dan promotor. “Saya petinju profesional, jelas selalu siap saat diharuskan naik ring. Tugas saya adalah terus berlatih, demi hasil terbaik untuk masyarakat Kalbar,” paparnya.  

Ketum KTI Kalbar, Adrianus Asia Sidot mengatakan prestasi Eiger, menunjukkan bahwa ia siap tampil di kejuaraan internasional. Rekor Eiger yang sudah empat kali menang, termasuk di kejuaraan Piala Presiden, menjadi modal penting.
 

“Kita siapkan ke kejuaraan untuk merebut juara dunia. Semua petinju terbaik Kalbar, harus tampil di pentas internasional, sehingga bisa mewujudkan mimpi menjadi juara dunia sejati,” kata mantan Bupati Landak ini.  

Adrianus juga berterimakasih ke Pemkab Sintang, yang bisa menyiapkan dua event sekaligus, yaitu pertarungan KTI dan Pertina. Ia berharap, ke depannya, ada kerjasama terbaik antara insan Tinju dengan Pemda di Kalbar.
 

"Ini sejarah dan mungkin pertama kali di Indonesia, dua badan Tinju yakni Pertina dan KTI bersatu untuk menyelenggarakan pertarungan Tinju internasional. Saya berharap, Tinju Amatir dan Profesional (Ampro), bisa melahirkan para petinju kelas dunia,” tuturnya.
(mul)