Rabu, 16 Oktober 2019


Pengprov Forki Kalbar Aktif di Rakernas

Editor:

kurniawan bernhard

    |     Pembaca: 489
Pengprov Forki Kalbar Aktif di Rakernas

HADIR RAKERNAS – Ketua Harian Pengprov Forki Kalbar, Bruder Stephanus Paiman, OFM, Cap dan Sekretaris Umum (Sekum), Dr Hatta Jurli, mewakili Pengprov Kalbar di Rapat Kerja Nasional (rakernas) PB Forki, di Twin Plaza Hotel, Jakarta Barat (Jakbar), 8 Desemb

SP - PENGPROV Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kalbar menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Kegiatan tahunan ini berlangsung di Twin Plaza Hotel, Jakarta Barat (Jakbar), 8 Desember 2017. 

Pada Rakernas tersebut, Forki Kalbar diwakili oleh Ketua Harian, Bruder Stephanus Paiman, OFM, Cap dan Sekretaris Umum (Sekum), Dr Hatta Jurli. Dua tokoh karate Kalbar tersebut, membawa misi untuk soliditas Forki Kalbar.  

“Rakernas secara umum berlangsung lancar dan semarak. Peserta dihadiri oleh 33 Pengprov se-Indonesia, dan 25 perguruan anggota Forki Kalbar,” ujar Bruder Stephanus Paiman.

Beberapa hal yang dibahas pada Rakernas Forki 2017 adalah persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 dan beberapa penyempurnaan dari perubahan AD/ART, pelaksanaan Kongres dan perwasitan.

“Kegiatan dibuka dan ditutup oleh Sekum PB Forki, Mayjen (Purn) Lumban Sianipar,” tutur Bruder Steph. 

Adapun beberapa kesimpulan dari Rakernas antara lain, Rakernas berjalan baik. Kemudian, untuk AD /ART, ada beberapa hal yang diusulkan dan akan diperbaiki, sehingga ke depannya akan ditindaklanjuti saat Munas Forki.

Adapula perbaikan mutu wasit juri, terutama dalam memimpin. Adapun  status wasit juri yang diangkat dan diberhentikan dengan Surat Keputusan (SK) yang valid. Adapun usulan batas usia untuk PON, nomor Kata batas usia adalah 27 tahun dan Komite 30 tahun.

“Selain itu memutuskan Kejuaraan Piala Mendagri 2018, Palu sebagai tuan rumah,” paparnya.

Bruder Steph juga menjelaskan, pada beberapawaktu lalu, aa beberapa tokoh karate Kalbar, yang sempat melayangkan surat dengan membentuk karateker, yang akan menyiapkan Musprov Forki Kalbar. Namun, Ketum PB Forki tidak menindaklanjuti, dan meminta pengurus yang lama yang mengadakannya, dengan surat yang ditandatangani langsung.

“Ternyata masih ada beberapa Pengprov yang kepengurusannya sudah vakum, di antaranya Kalsel. Dari Rakernas ini, kita bisa tahu situasi karate secara nasional,” tutur Bruder Stpeh. 

Selain Rakernas, PB Forki juga menyelenggarakan kejuaraan antar master di gedung Gedung Pusat Olahraga Persahabatan Korea Indonesia (Popki) Cibubur. Dua Karateka Sulteng, Alannuary Abdussamad dan YM Qasim dipanggil bertanding, karena prestasi mereka di PON XIX Bandung dan beberapa Kejurnas lainnya.

Kejuaraan antar master adalah seleksi pembentukan Tim Nasional (Timnas) Forki 2018, termasuk tim karate Asian Games. Usai kejuaraan antar master, PB Forki langsung melaksanakan sertifikasi pelatih nasional yang diikuti sekitar 100 pelatih dari 34 Pengda Forki. (mul/pul)