Jamalong Siap Tampil di Asean Schools Games 2019

Sport

Editor elgiants Dibaca : 199

Jamalong Siap Tampil di Asean Schools Games 2019
Ahmad Jamalong (tiga dari kanan) saat memimpin pertandingan di Asian Games 2018. Ia juga menjabat sebagai technical delegate Asean School Game (ASG) 2019, yang akan berlangsung di Semarang, 17-25 Juli 2019.
WASIT Sepak Takraw berlisensi internasional asal Kalbar, Ahmad Jamalong, siap bertugas siap tampil di Asean Schools Games (ASG) 2019. Event multi Cabor untuk pelajar terbesar di Asia Tenggara tersebut, akan berlangsung di Semarang, 17-25 Juli 2019.
 
Sebelumnya, pria yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) IKIP PGRI Pontinak ini, ditunjuk oleh Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI), sebagai technical delegate pada Chef de Mission (CDM) Meeting 11th ASG, di Hotel Ciputra Semarang, 27-30 Maret 2019.

"Saya sangat terhormat atas kepercayaan tersebut. ASG ini tentu menjadi ajang multi event tahunan, yang cukup dinantikan bagi sekolah tinggi atau perguruan tinggi di Asia Tenggara," kata Jamalong.

Pada penyelenggaraan yang ke-11 tersebut, ada 10 dari 11 negara Asean yang akan berpartisipasi. Di antaranya Brunei Darussalam, Laos, Malaysia, Filipina, Kamboja, Thailand, Myanmar, Singapura, Timor Leste, dan Indonesia. 

Ada pun sembilan Cabor yang dipertandingkan pada ajang multi event tahunan tersebut adalah Atletik, Bola Voli, Basket, Bulutangkis, Sepak Takraw, Pencak Silat, Tenis, Renang dan Tenis Meja.

"Beberapa hal yang dibahas pada CDM Meeting bersama Kemenpora antara lain mengenai Cabor yang akan dipertandingan. Jumlah negara yang ikut, nomor percabor, tempat pertandingan, jumlah kepanitian Cabor, peralatan yang akan digunakan, pembiayaan per Cabor, akomodasi, dan transportasi," tutur Jamalong.

ASG ke-11 akan dihelat di Semarang, Jateng pada 17-25 Juli 2019. Pertemuan para pimpinan kontingen tersebut, kata Jamalong, dipimpin oleh Organising Committee (OC) ASG 2019, Washinton Galingging. Pembukaan ASG 2019 akan digelar di Semarang, sementara penutupan dilaksanakan di kompleks Candi Borobudur, Magelang.

“Kita juga membahas terkait penentuan Cabor dan Nomor pertandingan serta perlombaan. Kemudian Negara peserta, peninjauan venue pertandingan dan perlombaan. Serta peninjauan tempat dan kelayakan akomodasi peserta,” papar pria yang menjabat sebagai Dekan FPOK IKIP PGRI tersebut.

Untuk Cabor Sepak Takraw, lanjut Jamalong, akan diikuti delapan negara, minus Kamboja. ASG 2019 akan mempertandingkan tiga nomor, yaitu tim, regu, dan double event. Venue yang akan digunakan adalah di Univeritas Katolik Suryopranoto Semarang, 17-23 Juli 2019.

“Kita cek seluruh kesiapan pertandingan. Termasuk semua yang berkaitan dengan hal-hal non teknis, di antaranya persiapan pengadil nantinya,” tutur Jamalong.

Ajang pertandingan olahraga pelajar se-Asia Tenggara ini, akan mengusung maskot "Warak". Warak merupakan mahkluk mitologi yang menggambarkan simbol tiga budaya di Kota Semarang, yakni Jawa, Indonesia, serta Arab-Tiongkok.

ASG 2019 akan mempertandingkan sembilan cabang olahraga. Kesembilan Cabor tersebut masing-masing Atletik, Basket, Tenis Meja, Bola Voli, Tenis, Sepak Takraw, Renang, Bulu Tangkis, dan Pencak Silat. Para atlet yang bertanding dalam ajang yang digelar untuk kedua kalinya di Indonesia itu akan memperebutkan 151 medali.

Selama sekitar sembilan hari pelaksanaan ASG 2019, para peserta juga berkesempatan untuk mengunjungi sejumlah objek wisata di Kota Semarang, seperti gedung Lawang Sewu, kawasan Kota Lama, serta Kelenteng Sam Poo Kong.

“Melalui ajang yang mengusung tema "Unity, Spirit and Respect", ASG 2019 diharapkan bisa meningkatkan persabahatan dan solidaritas para pelajar Asean melalui pertandingan olahraga,” pungkasnya. (mul)