Pangdam XII/Tpr Terima Anugerah Sabuk (DAN) Kehormatan INKAI

Sport

Editor elgiants Dibaca : 170

Pangdam XII/Tpr Terima Anugerah Sabuk (DAN) Kehormatan INKAI
PANGDAM XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Herman Asaribab, bersama Kasdam XII/Tpr, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Alfred Denny D. Tuejeh menerima sabuk Kehormatan (DAN) dari Institut Karate-Do Indonesia (INKAI).
PANGDAM XII/Tanjungpura, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Herman Asaribab, bersama Kasdam XII/Tpr, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Alfred Denny D. Tuejeh menerima sabuk Kehormatan (DAN) dari Institut Karate-Do Indonesia (INKAI). Penganugerahan tersebut diberikan pada Upacara Pembukaan Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam (DAN) INKAI Kalbar, Sabtu (4/5). 

Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hitam sendiri, berlaku bagi para Bintara Kodam XII/Tpr, yang termasuk Ujian Zone II Wilayah Kalimantan, di Aula Makodam XII/Tpr. Selain Pangdam dan Kasdam, Sabuk Kehormatan juga diberikan kepada Ketua FORKI Provinsi Kalbar, Dr Karoline Margret Natasha.

Penyerahan Sabuk Hitam (DAN) Kehormatan INKAI, dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Besar (PB) INKAI, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Prof. Dr. Ivan Yulivan, SE.,MM.,M.Tr, yang didampingi Ketua Dewan Guru INKAI, Harmen Lukas Tampodung, didampingi Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) INKAI Kalbar, Zainal Abidin, S.Pd.

Penganugerahan ini diberikan kepada Pangdam XII/Tpr selaku Penasehat INKAI Kalbar dan Kasdam XII/Tpr selaku Ketua INKAI Kalbar, serta Dr. Karoline Margret Natasha, yang merupakan Ketua FORKI KalBar. Ketiganya dinilai punya andil dan prestasi, dalam pembinaan dan pengembangan Cabor Karate, khususnya INKAI di Indonesia, khususnya di Kalbar.

Dalam sambutannya, Pangdam XII/Tpr mengatakan, Cabor Karate merupakan satu bagian untuk menanamkan rasa solidaritas dan kebersamaan, sehingga terbentuk jiwa ksatria pada karateka.

"Bagi prajurit yang ada di lapangan dan daerah penugasan, karate sangat berguna untuk membentuk karakter mawas diri dan rendah hati," ujar Pangdam XII/Tpr.

Saat memberikan keterangan pada media, Pangdam XII/Tpr menyampaikan bahwa Kodam XII/Tpr akan terus melakukan upaya pembinaan dan pengembangan karate di lingkungan jajaran Kodam XII/Tpr.

"Saat ini Kodam XII/Tpr terus melakukan upaya kaderisasi sehingga pada saat mereka masuk ke satuan sudah siap untuk melatih," ucapnya.
Ujian Kenaikan Tingkat ini, diikuti 160 prajurit Bintara Kodam XII/Tpr dan 45 karateka dari Zone II Wilayah Kalimantan. Dalam sambutannya, Ketum FORKI Kalbar, Karolin Margret Natasa, menyampaikan akan terus menjalin kerjasama dengan Kodam XII/Tanjungpura, terutama dalam mengembangkan dan membudayakan Cabor Karate di Kalbar, khususnya untuk kalangan generasi muda.

"Saat ini, generasi muda sudah jarang sekali melakukan kegiatan di luar sekolah untuk melatih bela diri dan kebanyakan generasi muda saat ini lebih suka meluangkan waktu dengan menggunakan seluler pintar (smartphone) karena pengaruh perkembangan zaman," tutur Karolin.

Untuk itulah, bekerjasama dengan Kodam XII/Tanjungpura, dalam mengembangkan dan membudayakan Cabor Karate kepada generasi muda, terutama melibatkan TNI pada pelatihan, dengan harapan bisa memberikan motivasi dan semangat generasi muda dalam mencintai bela diri seperti karate.

"Saya bersama Pangdam XII/Tanjungpura, sudah mendiskusikan tentang memasyarakatkan Cabor Karate di Kalbar, untuk ke generasi muda, terutama para pelajar untuk memberikan mereka pendampingan dalam melatih olah fisik dan kebugaran melalui Cabor Karate," pungkasnya. (mul)