Minggu, 08 Desember 2019


Honda Dream Cup Seri Samarinda Sukses Digelar, Pembalap ART Kalimantan Mendominasi

Editor:

Aep Mulyanto

    |     Pembaca: 108
Honda Dream Cup Seri Samarinda Sukses Digelar, Pembalap ART Kalimantan Mendominasi

Honda Dream Cup Seri Samarinda Sukses Digelar, pembalap ART Kalimantan Mendominasi

PONTIANAK, SP – Honda Dream Cup (HDC) Seri Samarinda 2019, sukses dipentas di sirkuit Ex Bandara Temindung, Samarinda, Kalimantan Timur (9-10/11). Meskipun sesi kualifikasi yang seharusnya dipentas Sabtu mundur menjadi Minggu pagi akibat kondisi trek yang tak memungkinkan, namun hal itu tak mempengaruhi jalannya lomba keseluruhan.

Artinya untuk sesi race HDC Seri Samarinda 2019 tetap berjalan normal sesuai jadwal, apalagi di hari Minggu, panas terik menaungi sirkuit hingga sore hari. Semua pembalap tampak bersemangat melahap semua sisi-sisi lintasan.

Dengan jumlah 127 starter, event perdana HDC di Samarinda ini, bisa dibilang kesuksesan bagi ajang balap hasil kerjasama PT Astra Honda Motor (AHM) beserta Astra Motor Samarinda. Race pun berjalan mulus dengan menggaet event organizer dan race committee lokal Kalimantan Timur.

Namun begitu, ada sedikit catatan yang setidaknya bisa menjadi acuan untuk bisa lebih membuat balap motor satu merek Honda di Samarinda ini menjadi lebih ciamik lagi. Menurut Rudy Salim, salah seorang pembalap Astra Motor Racing Team (ART) Kalimantan, jalannya balapan sangat lancar.

“Kami semua menikmati balapan di Sirkuit Non Permanen ini. Yang pasti, ke depannya, event ini akan semakin baik penyelenggaraannya,” kata pembalap senior ART Kalimantan tersebut.

Hal senada juga dikatakan oleh Yossie Legisadewo, rekan setim Rudy Salim yang berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat. Ia menjelaskan, panitia harus ekstra dalam menjaga keamanan dan kenyamanan pembalap saat race.

"Untuk ban pembatas mungkin bisa ditambahkan lagi jumlahnya, serta diikat. Sehingga jika ada pembalap yang jatuh dan menabrak ban, maka ban itu tidak akan pindah jalur. Selebihnya sudah cukup bagus," ungkap Yossie yang juga menjadi juara region C Kalimantan di ajang Kejurnas MotoPrix 2019.

Selain HDC-1, untuk kelas Honda Sonic 150R/Supra GTR Tune Up Seeded dan HDC-2, kelas Honda Sonic 150R/Supra GTR Tune Up Pemula, kategori Honda Matic Standar s/d 130cc Wanita (HDC-10) juga menjadi salah satu nomor balap yang ditunggu-tunggu penonton yang hadir di Sirkuit Ex Bandara Temindung, Kota Samarinda.

Di HDC Seri Samarinda, kelas HDC-10 diikuti oleh 10 pembalap wanita. Sembilan berasal dari Kalimantan, dan satu berasal dari Pandeglang, Banten. Satu pembalap wanita yang dikelilingi sembilan pembalap Kalimantan tersebut adalah Sari Agustina. Gadis berusia 14 tahun yang kini berada di bawah naungan tim 99 Jari Jempol.

Sari merupakan pebalap yang diunggulkan di seri kali ini. Menempati pole, namun nasib berkata lain. Sari jatuh di lap pertama saat memimpin balapan dan posisinya diambil alih oleh Novila Putri Kinanti.

Meski bangkit, Sari gagal mengambil alih kembali pimpinan lomba. Novila, yang akrab dipanggil Cekka berhasil mempertahankan posisi pimpinan balap hingga finis. Podium kedua menjadi milik Agus Fina dari Kutai Kartanegara. Sementara podium ketiga dimenangkan oleh Zachwa Zanaika Salsabila. (mul)