Rekening Nasabah BNI Dibobol, OJK Beri Waktu Satu Minggu

Finance

Editor sutan Dibaca : 895

Rekening Nasabah BNI Dibobol,  OJK Beri Waktu Satu Minggu
GRAFIS (SUARA PEMRED/ KOKO)
PONTIANAK, SP- Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar, Asep Ruswandi mengaku masih menunggu hasil penelitian dari pihak bank, untuk selanjutnya OJK menentukan langkah penanganan dan meminta Bank BNI mengganti uang nasabah yang dibobol.

"Kita berikan bank seminggu melakukan penelitiannya. Jika terbukti nasabah tersebut tidak lalai dan sudah berdasarkan SOP, bank wajib mengganti saldo nasabahnya," kata Asep kepada Suara Pemred

Sejauh ini, informasi diterima Asep, bobolnya uang nasabah masih diindikasikan dari pihak ketiga. Meski demikian,  segala kemungkinan bisa saja terjadi, mengingat dilihat dari data transaksi dilakukan penarikan dengan nilai uang pecahan kecil.

"Ini yang unik, sebab kalau kita lihat di Indonesia penarikan uang itu bisa dilakukan dengan pecahan 50 ribu atau seratus ribu, kalau pecahan kecil tidak bisa kalau melalui ATM," ujar Asep.

Saat ini masih disimpulkan penarikan uang nasabah bukan dengan mata uang rupiah atau via ATM, akan tetapi bisa saja ditarik pada saat lain, seperti melalui jaringan internet atau ATM.

"Tapi yang menggunakan valas yang secara otomatis bisa dikurskan, namun dengan nominal yang lebih dari itu, dengan jaringan internasional," paparnya. 

Hanya saja untuk tersangkanya kata Asep, bisa saja dilakukan oleh berbagai pihak, baik itu internal ataupun eksternal dari pihak perbankan. 

"Artinya semua kemungkinan itu bisa saja terjadi, bisa saja orang dalam, atau orang yang pernah kerja di bank, lalu orang yang memahami tentang IT, itu mungkin saja bisa terjadi, namun memang ini masih dalam penelitian," pungkasnya. (ova/loh)

Baca Juga:
Rekening Nasabah BNI Dibobol, Polda Belum Terima Laporan
BNI Pontianak: Sudah Diatasi, Nasabah Tidak Perlu Khawatir