Dinas Kesehatan Ingtakan Warga Tentang Kesehatan Gigi

Info Anda

Editor kurniawan bernhard Dibaca : 272

Dinas Kesehatan Ingtakan Warga Tentang Kesehatan Gigi
PERIKSA GIGI – Warga tampak sedang memeriksakan gigi di pusat kesehatan. Kesehatan gigi sangat penting agar terhindar dari penyakit lain seperti ginjal dan jantung. (Ist)

Fatah: Jangan Anggap Sepele karena Memicu Sakit Jantung


Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas mengajak orang tua untuk selalu rutin memeriksakan kesehatan gigi anaknya sejak dini. Masalah gigi tidak boleh dianggap sepele.

SP - "Selalu periksalah kesehatan gigi anak sejak dini. Orang tua jangan sampai lalai untuk memeriksakan gigi anaknya kepada dokter. Sebab masalah gigi juga bisa menimbulkan penyakit lainnya," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, Fatah, baru-baru ini. 

Ia menyebutkan, persoalan gigi di Indonesia, terutama Kalimantan Barat dan Kabupaten Sambas, tidak terlepas dari pola makan masyarakat.

"Pola makan yang biasa dilakukan di antaranya perpaduan makan panas dan dingin yang bisa menyebabkan mudahnya gigi rusak," jelasnya.

Kemudian, air yang dikonsumsi masyarakat kebanyakan masih menggunakan air hujan. Belum lagi tidak memperhatikan rutinitas dalam menggosok gigi.

"Air hujan tidak bagus untuk kesehatan gigi karena tidak adanya zat yang terkandung pada setiap tetes air hujan,” jelasnya. 

Padahal, gigi memerlukan beberapa kandungan zat untuk mencegahnya dari serangan kuman ataupun bakteri yang bisa merusak gigi," katanya.

Jika terlambat dalam mencegah kerusakan gigi, maka akan sulit untuk diperbaiki. 

“Kerusakan gigi juga akan menyebabkan sakit ginjal dan jantung sehingga kembali harus menjadi perhatian semua pihak,” pungkasnya. 

Tokoh Pemuda Sambas, Zulkarnain berharap petugas dinas kesehatan dapat turun langsung ke masyarakat, mengadakan pertemuan di kantor desa atau di tempat titik kumpul warga. 

Lewat pertemuan itu, masyarakat diingatkan untuk menjaga kesehatan gigi. Sebab, gigi yang tidak sehat dapat memicu penyakit lain muncul.

“Saya kira persoalan ini sangat penting dan harus mendapatkan perhatian dinas kesehatan untuk menyosialisasikan kesehatan gigi kepada masyarakat Sambas. Dinas kesehatan harus mendatangi warga,” katanya. 

Dalam sosialisasi itu, masyarakat diberikan pemahaman tentang pola makan dan minum yang dapat menyebabkan gigi rusak. 

“Dengan begitu, masyarakat dapat mencegah kerusakan giginya karena telah mengetahui ilmunya. Selama ini gigi masyarakat rusak karena mereka tidak tahu pola makan dan minum yang mempercepat kerusakan gigi,” katanya. 

Dinas kesehatan, tambah Zulkarnain, dapat bekerjasama dengan pemerintah desa untuk memberikan pengetahuan seputar kesehatan gigi kepada masyarakat. 

“Jadi, sehatnya gigi masyarakat kita juga dipengaruhi oleh giat tidaknya pejabat dinas kesehatan menyerukan hal tersebut,” pungkasnya. (nurhadi/bah)