Siaga Satu, Kapolres: Pertimbangan Kapuas Hulu sebagai Perbatasan

Kapuas Hulu

Editor K Balasa Dibaca : 341

Siaga Satu, Kapolres: Pertimbangan Kapuas Hulu sebagai Perbatasan
Kapolres Kapuas Hulu, Akbp Imam Riyadi. (SP/Syapari)
PUTUSSIBAU,SP - Warga Kapuas Hulu mempertanyakan status siaga satu yang ditetapkan kepolisian setempat di, pasca rentetan aksi teror di Surabaya.

"Yang menjadi pertanyaan kita saat ini, penetapan status siaga satu itu dikarenakan di Kapuas Hulu sudah ada teroris atau hanya langkah antisipasi saja," tanya Zulkarnaen, satu diantara warga, Senin (14/5).

Dirinya mengaku takut dengan penetapan status siaga satu tersebut. Bahkan untuk sementara ia lebih memilih berdiam diri di rumah ketimbang beraktivitas di luar.

"Kita perlu keterangan resmi dari kepolisian terkait kondisi keamanan terkini di Kapuas Hulu, agar masyarakat tidak resah," katanya.

Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi menerangkan, penetapan status siaga satu tersebut dengan pertimbangan perkembangan situasi dan kondisi (Sikon) secara nasional yakni adanya ledakan bom di Polresta Surabaya.

"Alhamdulillah untuk di Kapuas Hulu saat ini masih kondusif, namun kita waspada dengan pemetaan kerwanan di wilayah perbatasan," katanya.

Ditambahkannya, Kapuas Hulu merupakan kabupaten perbatasan dimana berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, sehingga berpotensi sebagai pintu keluar masuknya teroris dan bahan-bahan berbahaya yang digunakan oleh para teroris.

"Di lokasi perkebunan perbatasan rawan keluar masuknya orang/pekerja dari luar wilayah Kalbar," terangnya.

Diterangkannya, untuk semua pengamanan di Mako seluruh jajaran Polres Kapuas Hulu serta tempat-tempat ibadah seperti  gereja, masjid serta kelenteng di wilayah Kapuas Hulu.

"Status siaga satu itu instruksi langsung dari Polda Kalbar melalui video conference," jelasnya. (sap)