Petani Karet Ditikam di Rumah Kebun

Kapuas Hulu

Editor Angga Haksoro Dibaca : 467

Petani Karet Ditikam di Rumah Kebun
Tempat kejadian penikaman Mastiah
Putussibau, SP - Polres Kapuas Hulu mengejar tersangka percobaan pembunuhan Mastiah (38 tahun), petani karet di Dusun Keduai, Desa Parang, Kecamatan Hulu Gurung.  

Menurut Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Siswo Handoyo, korban ditikam saat sedang tidur di rumah kebun. “Pelaku masih dalam penyelidikan tim gabungan. Semoga dapat segera ditemukan,” kata AKBP Siswo Handoyo, Minggu (30/9).  

Dalam pengejaran, Polres Kapuas Hulu melibatkan personel Polsek Hulu Gurung, Polsek Pengkadan, Polsek Boyan Tanjung, dan Polsek Seberuang. Polisi belum menginformasikan identitas tersangka untuk kepentingan penyelidikan.  

Menurut AKBP Siswo Handoyo, tersangka datang ke rumah kebun Mastiah pukul 21.00. Belum diketahui alasan tersangka menikam Mastiah yang terluka di leher dan lengan kiri bagian atas.  

Usia menikam Mastiah, tersangka kabur. “Korban dalam keadaan luka masih bisa berjalan dan meminta tolong ke rumah keluarga yang berjarak 20 menit jalan kaki dari tempat kejadian,” ujar AKBP  Siswo Handoyo.  

Sekira pukul 23.00 keluarga korban, Iwan menolong membawa korban ke Puskesmas Hulu Gurung untuk mendapatkan pertolongan medis. Kondisi korban membaik dan kini sudah dipindah ke ruang perawatan.  

“Barang bukti yang disita, kain yang dipakai korban, tikar, dan bantal,” kata AKBP Siswo Handoyo. (sap)