q Suara Pemred − Bupati Buka Pesta Paduan Suara Gereja Kapuas Hulu

Bupati Buka Pesta Paduan Suara Gereja Kapuas Hulu

Kapuas Hulu

Editor Angga Haksoro Dibaca : 137

Bupati Buka Pesta Paduan Suara Gereja Kapuas Hulu
Putussibau, SP - Bupati Abang Muhammad Nasir membuka kegiatan Pesta Paduan Suara Gerejawi Kabupaten Kapuas Hulu IV 2018, di Gedung Paroki Putussibau, Senin (12/11).  

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Lembaga Pengembang Pesta Paduan Suara Gerejawi (LPPD) Kabupaten Kapuas Hulu.

Emanuel Hariyanto Haraan, Ketua Panitia menyampaikan, Pesparawi yang diadakan kali ini, sebagai persiapan untuk menghadapi Pesparawi Provinsi Kalimantan Barat yang akan dilaksanakan di Kabupaten Ketapang. “Kegiatan paduan suara kerohanian ini mendorong kesenian bernafaskan keagamaan,” kata Emanuel Hariyanto.  

Di dalam Pesparawi dibutuhkan kualitas suara dari para penyanyi. Penilaiannya disesuaikan dengan kategori yang sudah ditentukan panitia. “Dewan juri diminta untuk profesional dalam memberikan penilaian,” harapnya.  

Untuk kategori lomba terdiri dari pop gerejawi, vocal group, solis remaja dan solis anak. Kegiatan ini diikuti oleh 15 Lembaga Pengembangan Padua Suara Daerah (LPPD) se- Kapuas Hulu. “Untuk jumlah peserta sebanyak 132 orang, belum termasuk official,” ujara Emanuel.  

Ketua LPPD Kapuas Hulu, Agus Mulyana, menyampaikan, Panita telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini. Sejak jauh hari mereka melakukan sosialisasi ke kecamatan.  

“Pesparawi ini merupakan kegiatan puji ujian Tuhan yang Maha Esa, bukan sekedar acara seremonial lomba saja. Perlu diketahui bahwa puji pujian ini memiliki kuasa yang besar,” tuturnya.  

Agus berharap melalui Pesparawi ini, dapat meningkatkan kebersamaan seluruh internal umat kristiani, serta menumbuhkan rasa saling menghormati dengan umat lain.  

Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir menyampaikan melalui kegiatan ini nantinya akan tumbuh bibit bibit yang berprestasi sehingga mampu mengharumkan nama Kapuas Hulu baik di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.  

“Kegiatan ini harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya agar mampu melahirkan generasi yang berkualitas dan berprestasi,” kata Abang Muhammad Nasir.  

Nasir juga berharap, apa yang dilakukan saat ini dapat memberikan manfaat baik bagi agama, kabupaten, bangsa dan negara. “Generasi muda harus memperkuat iman, mental dan ahlak, mengingat saat ini pengaruh negatif seperti narkoba dan kemajuan teknologi sudah sangat luar biasa,” katanya.  (sap).